Deli.Suara.com - Eksekusi pengosongan rumah di Jalan Kuda, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara, batal karena nyaris terjadi kericuhan, Rabu (24/8/2022).
Informasi dihimpun, eksekusi ini berdasarkan perkara bernomor 52/eks/2017/270/Pdt.G/2000/PN. Mdn oleh Pengadilan Negeri Medan.
Namun untuk pihak tergugat pemilik rumah menyiapkan massa sebanyak 20 orang. Sementara dari pemenang eksekusi merupakan Masyarakat Pembela Tanah Wakaf (MPTW) juga mesiapkan massa pendukung sebanyak 50 orang. Kedua kubu massa tersebut terlibat saling menunjukkan perlawanan dalam jalannya eksekusi.
Namun untuk menghindari tindakan yang tidak diinginkan, Kassubag Binops Polrestabes Medan Kompol Hendra Simatupang mengambil langkah untuk tidak melanjutkan proses eksekusi.
"Sebelum proses eksekusi kita bersama personel lainnya mengambil apel di kawasan Jalan Kuda. Dari pihak tergugat dan pemenang juga menyiapkan massa. Proses eksekusi terpaksa kita hentikan karena situasi tidak kondusif," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Polisi Bebaskan 33 Orang yang Ditangkap Saat Ricuh Eksekusi D'Caldera Coffe Medan
-
Eksekusi D'Caldera Coffe Medan Ricuh, Massa Demo Polrestabes Medan
-
Massa Geruduk Polrestabes Medan, Minta Rekannya yang Ditangkap Saat Eksekusi D'Caldera Coffe Dibebaskan
-
Tolak Eksekusi, Massa D'Caldera Coffee Medan Bentrok dengan Polisi
-
Eksekusi D'Caldera Coffe Medan Ricuh, Massa Bentrok dengan Polisi: Bawa yang Menghalangi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Influencer Ini Akan Dijemput Paksa Polisi Kasus Whip Pink
-
Geger Teror Pocong di Lampung Timur: Ternyata Rekayasa AI Buatan 7 Bocah Ingusan
-
Bilal Indrajaya Bawakan Konsep "Tribute to The Beatles", Nyanyikan Lagu Kesukaan Sang Anak
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Nyawa Wanita Muda Melayang Gara-gara Kartu SIM: Tragedi Berdarah di Siger Park Bakauheni
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Pengguna Whip Pink Alami Lumpuh Temporer
-
Belanja Online Kian Mudah, Sampah Bubble Wrap Makin Banyak: Kita Harus Apa?
-
Master Z: Ip Man Legacy: Kebangkitan Sang Pecundang, Malam Ini di Trans TV
-
Stop Checkout Barang Murah! Sering Cepat Rusak dan Berakhir Jadi Sampah