/
Kamis, 08 September 2022 | 18:11 WIB
Tangkapan layar massa aksi membakar foto Puan Maharani. (Istimewa)

Deli.Suara.com - Gelombang unjuk rasa menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) masih terus berlangsung di Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Bahkan, Kamis (8/9/2022) hari ini, aksi unjuk rasa diwarnai aksi pembakaran poster yang menampilkan foto Ketua DPR RI Puan Maharani di depan kantor DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan.

Massa aksi yang tergabung dalam Akumulasi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumut tampak memampangkan foto Puan Maharani dan sederet anggota DPR RI lainnya seperti Lodewijk F Paulus, Rachmat Gobel, Sufmi Dasco, dan Muhaimin Iskandar.

Usai memampangkan sederet foto anggota DPR RI termasuk Puan Maharani massa aksi lalu menyalakan mancis dan membakar bagian bawah poster hingga terbakar dijilat api.

Petugas kepolisian yang melihat ini lalu mendatangi pengunjuk rasa dan berupaya memadamkan api yang membakar foto Puan Maharani dan anggota DPR lainnya.

Aksi pembakaran terhadap foto putri Megawati ini merupakan bentuk luapan kekecewaan massa aksi atas sikap wakil rakyat yang dianggap tidak serius memperhatikan nasib masyarakat kecil, yang terdampak kenaikan BBM.

"Teatrikal yang kita tampilkan ini menggambarkan, bahwa hari ini dewan perwakilan rakyat tidak benar-benar serius menangani persoalan rakyat," kata Pimpinan Aksi, Ali Syahputra di lokasi unjuk rasa seperti dilansir dari SuaraSumut.id, Kamis sore.

Menurutnya, hal yang semakin mengecewakan ketika masyarakat datang ke Senayan menyuarakan penolakan kenaikan BBM, anggota DPR RI malah merayakan ulang tahun Puan Maharani.

Oleh karena itu, massa aksi meminta kepada DPRD Sumut untuk menjemput aspirasi masyarakat dengan menyatakan sikap penolakan terhadap kenaikan BBM.

Baca Juga: Mediasi Perselisihan Warga vs Perusahaan Sawit, Anggota DPRD Langkat Ditangkap Kasus Penghasutan

Diketahui, begitu pemerintah menaikkan harga BBM subsidi, sejumlah elemen masyarakat di Medan, menggelar unjuk rasa memprotes kebijakan Presiden Jokowi yang dianggap mencekik rakyat kecil.

Aksi unjuk rasa ini dipusatkan di depan kantor DPRD Sumut, berlangsung sejak Senin (5/9/2022) dan masih berlanjut hingga sekarang.

Load More