Deli.Suara.com – Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAKSI) menilai kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengungkapan kasus korupsi di Indonesia bisa lebih baik dengan terpilihnya Johanis Tanak.
Diketahui, Johanis Tanak kini terpilih sebagai Komisioner KPK yang baru sebagai pengganti Lili Pintauli Siregar.
Ketua ARAKSI, Alfren Baun mengatakan, masih banyak kasus korupsi yang dilaporkan masyarakat atau aktivis yang belum diselidiki karena KPK beberapa tahun terakhir hanya berfokus pada OTT.
“Dalam beberapa tahun terakhir ini teman-teman di KPK hanya lebih banyak fokus pada kasus korupsi yang bersifat Operasi Tangkap Tangan (OTT). Tetapi kasus korupsi yang dilaporkan oleh masyarakat atau aktivis tidak pernah dilakukan penyelidikan dan diungkap,” tuturnya, Kamis (29/9/2022).
Hal ini disampaikannya saat menanggapi terpilihnya Johanis Tanak menggantikan Lili Pintauli yang mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua KPK.
Alfren Baun mengaku optimis dengan rekam jejak Johanis Tanak sebagai mantan Jaksa Agung Muda di Indonesia mampu mengungkap kasus-kasus korupsi yang terbilang banyak di Indonesia.
“Contohnya di NTT ini, banyak dugaan kasus korupsi yang sudah kami laporkan ke KPK, kurang lebih ada 15 kasus dugaan korupsi di NTT dengan nilai yang mencapai miliaran (rupiah), namun justru mandek begitu saja,” ujarnya.
Dari 15 kasus dugaan korupsi itu, baru satu kasus yang kini ditangani dan diambil alih oleh KPK yaitu kasus bawang merah di Kabupaten Malaka dengan kerugian negara sekitar Rp5,2 miliar.
Selain itu, ada kasus korupsi besar lagi yang sudah dilaporkan ke KPK yaitu dugaan korupsi pengadaan beni ikan kerapu dan banyak lagi kasus dugaan korupsi yang perlu penyelidikan lebih jauh oleh KPK.
Baca Juga: Lesti Kejora Polisikan Rizky Bilar, Apa Itu KDRT dan Berapa Ancaman Pidananya?
“Selama ini teman-teman KPK jika ada yang melaporkan dugaan kasus korupsi, justru meminta agar pelapor melampirkan bukti. Lalu tugas KPK itu apa sebenarnya jika tidak bisa lakukan penyelidikan jika ada laporan dari masyarakat,” katanya.
Menurut Alfren Baun, KPK saat ini menjadi satu-satunya lembaga anti korupsi yang paling dipercaya oleh masyarakat di Indonesia.
Hal ini karena dua lembaga hukum lainnya seperti Polri dan Kejaksaan dinilai belum mampu mengungkap kasus-kasus korupsi secara baik.
Senada dengan yang dikatakan Akademisi dari Universitas Nusa Cendana Kupang, Jhon Tuba Helan yang menuturkan bahwa selama ini memang kinerja KPK cukup dipertanyakan oleh banyak pihak dalam pengungkapan kasus korupsi.
“Dengan terpilihnya komisioner KPK yang baru ini, diharapkan kinerja KPK bisa lebih baik lagi. Karena kita percaya dengan seleksi yang ketat, tentunya hasilnya juga akan lebih baik ke depannya,” ungkapnya.
Jhon Tuba Helan menjelaskan, dalam Undang-Undang, salah satu tugas KPK adalah mencegah. Artinya mencegah semakin banyaknya kasus korupsi yang terjadi di Indonesia.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Jadi Jaksa Agung Muda Disorot, Johanis Tanak Dipercaya Mampu Usut Kasus Korupsi Besar
-
Pengganti Lili Pintauli, Harta Kekayaan Johanis Tanak Capai Rp8,9 M dan Tak Punya Utang
-
Punya Sepak Terjang Moncer Sebagai Jaksa, Johanis Tanak Terpilih Jadi Pengganti Lili Pintauli
-
Berharap Johanis Tanak Perkuat Pemberantasan Korupsi di Indonesia
-
KPK Sambut Positif Kehadiran Johanis Tanak sebagai Pimpinan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Promo Skincare di Indomaret: Toner Jadi Rp6 Ribuan, Cuma Berlaku Sampai 13 Mei!
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
Usai Timnas Indonesia U-17 Tundukkan China, Kurniawan Akui Tahu Cara Kalahkan Qatar
-
Longsor Landa Sungai Landia Agam, Satu Warga Meninggal, Enam Luka-Luka
-
5 Primer Makeup untuk Pemula, Bisa Kamu Dapatkan di Bawah Rp50 Ribu!
-
Ditolak Masuk Kanada, Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026 Jika FIFA Tak Beri Garansi Keamanan
-
Acara Infinite Challenge Run 2026 Kembali, Hadirkan Ajang Lari dan Festival
-
Tayang Tahun Ini, Trailer The Odyssey Hadirkan Kesulitan Matt Damon
-
Anak Andre Taulany Marah Kamarnya Direkam ART Diam-Diam