Deli.Suara.com - Polisi meringkus dua kurir sabu yang sedang melakukan transaksi di Jalan Selamat Ketaren, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Senin (31/10/2022).
Diketahui, tersangka berinisial ZU (28) dan IS (42). Barang bukti yang disita 15 bungkus teh China berisi sabu dengan berat 15 Kg.
"Karena teh China yang warna hijau itu rata dari Asia Tenggara. Dari ciri khas barang buktinya biasa masuk dari Malaysia dan diduga yang saya tahu dari Myanmar," ungkap Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, Rafles Langgak Putra, Rabu (2/11/2022).
"Untuk itu, kami terus melakukan pengembangan lebih jauh dalam kasus ini," tambah Kasat Narkoba.
Ia menerangkan, kronologi penangkapan personel mendengar informasi bahwasanya IS akan melakukan transaksi di kawasan Medan Estate.
"Kemudian tim membuntuti IS menuju Jalan Selamat Keteren. Di sana, ia berjumpa dengan ZU untuk memindahkan tas yang berisikan sabu tersebut," terangnya.
"Kemudian tim hendak menangkap, namun mereka kabur. Terjadilah kejar mengejar, personel berhasil menangkap. Ternyata di dalam tas itu ada kotak teh China berisikan sabu sebanyak 15 kotak atau sekira 15 Kg," sambungnya.
Berdasarkan hasil intrograsi anggota IS mengaku barang haram itu dapat dari PA yang saat ini masih DPO (Daftar Pencarian Orang) untuk diserahkan ke ZU.
"Selanjutnya ZU akan menyerahkan barang tersebut ke WL (DPO). IS mengaku mendapatkan upah antar senilai Rp8 juta, sementara ZU dapat upah Rp30 juta sekali antar," ucap Kasat.
Baca Juga: Sinopsis Preman Pensiun 7, Rabu 2 November: Pembalasan Toni Hajar Otang Dkk
Saat ditanya, IS mengaku menjadi kurir baru sekali. Ia mengaku memang mendapatkan upah Rp8 juta sekali antar ke ZU.
"Ia benar saya dapat segitu, saya juga tahu itu yang saya bawa sabu," tukasnya.
Reporter : Beni Nasution
Berita Terkait
-
Ini Sosok Diduga 'Om' Clara Shinta: AKBP Dony Alexander Pernah Gebuk Komika Fico Fachriza
-
2 Pecatan Polisi Diringkus Asyik Nyabu di Kampung Boncos, Dipecat Akibat Desersi
-
Ini Pangkat 2 Pecatan Polisi yang Diringkus di Kampung Boncos, Tugas Terakhir di Polsek Kebon Jeruk dan Propam Polda
-
Sarang Narkoba di Kampung Boncos Jakbar Kembali Digerebek, 2 Pecatan Polisi Ditangkap Lagi Asyik Nyabu
-
Polrestabes Medan Tangkap Kurir 27 Kg Sabu Jaringan Internasional, Sekali Antar-Jemput Raup Ratusan Juta
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas