Deli.suara.com - Pasca bursa kripto FTX menyatakan diri 'gulung tikar', turut berimbas ke sejumlah besar aset kripto. Termasuk yang paling digemari, Bitcoin.
Namun, investor kawakan Robert Kiyosaki masih menaruh keyakinan besar terhadap kripto wahid itu. Sehingga dirinya memutuskan untuk tetap membeli BTC.
Berdasarkan laporan Crypto News, Kiyosaki meyakini harga Bitcoin bisa jatuh lebih dalam, hingga ke US$10.000, karena dampak dari runtuhnya perusahaan raksasa seperti FTX.
Di Twitter, Kiyosaki mengungkapkan bahwa dia akan terus menjadi pendukung dari emas, perak dan Bitcoin. Ia akan tetap beli ketika harga Bitcoin kembali jatuh ke kisaran US$10.000 sampai US$12.000.
“Bitcoin? Khawatir? Tidak. Saya adalah investor Bitcoin karena saya adalah investor dalam emas fisik, perak, dan properti Saya bukan pedagang. Ketika Bitcoin mencapai titik terendah baru, US$10 hingga US$12 ribu?, saya tidak khawatir. Saya bertaruh melawan Fed, Treasuri, Biden, dan bertaruh pada emas, perak dan Bitcoin,” ujar Kiyosaki.
Memang, Kiyosaki telah mewanti-wanti peluang penurunan pada harga Bitcoin karena sentimen global yang belum terlihat mendukung.
Namun, ia tetap menggarisbawahi untuk tetap berinvestasi di tiga aset kesukaannya untuk melindungi kekayaan dari inflasi, bahkan resesi, yang telah diprediksi beberapa pengamat akan terjadi di tahun 2023.
Menurut sahabat dari Donald Trump tersebut, emas, perak dan Bitcoin akan melindungi kekayaan ketika ekonomi ambruk, pasar saham crash, dana pensiun berguguran dan angka pengangguran meningkat. Itu akan menjaga, bahkan menaikkan nilai dari kekayaan pemegangnya.
Sejak skandal FTX dimulai, harga BTC bergerak turun dengan cepat, menjauh dari US$20.000 yang merupakan ATH di tahun 2017. Pada saat penulisan, harga Bitcoin berada di kisaran US$16.778. [BAB]
Baca Juga: Perempuan Nelayan di Pesisir Bandar Lampung Belum Diakui Pemerintah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari
-
Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom
-
Tembus Rp28 Jutaan di Vietnam, Apa Bedanya Honda Vario 125 Street 2026 dengan Versi Indonesia?
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S
-
Empat Bulan Pertama 2026, BRI Salurkan KUR Rp4,272 Triliun di Bali Nusra
-
Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang
-
Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus
-
Menggugat Integritas di Balik Tanding Ulang LCC Empat Pilar MPR RI