Ketua RT 011/RW 03 Pluit, Jakarta Utara, Riang Prasetya, marah-marah setelah mengetahui ada anggota DPRD DKI Jakarta serta anggota DPR yang ikut datang bersama warga buntut pembongkaran ruko yang menyerobot saluran air.
Anggota DPRD DKI Jakrta yang dimasksud bernama Gani Suwondo dari fraksi PDIP. Kemudian Anggota DPR RI bernama Darmadi Durianto dari fraksi Demokrat.
"Kemarin yang hadir siapa? Gani Suwondo anggota DPRD DKI Jakarta datang ke sini, datang bertemu provokator yang kemarin demo di depan kantor saya, yang berkata-kata kasar pada saya," ujarnya dalam sebuah video yang viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun TikTok @report.id seperti dikutip, Sabtu (27/5/2023).
Ia kemudian mempertanyakan kedatangan Gani Suwondo dan Darmadi Durianto. Padahal kata dia, jelasa para pemilik ruku sudah melanggar aturan karena memakan badan jalan dan menutup saluran air.
"Kalian datang permisi pada saya tujuan anda datang mau memprovokasi? Ini tidak ada urusnya dengan UMKM, ini pelanggaran. Bapak kalau saudara Gani Suwondo, Darmadi kalau anda bilang cinta negari, NKRI, berbuat demi hukum saya dukung. Tapi kalau kalian berdua anggota DPRD DKI dan DPR RI menentang pemerintah saya lawan kamu," katanya dengan tegas.
Sebelumnya pada Rabu 24 Mei, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara membongkar area depan ruko di RT 011/RW 03, Jalan Niaga, Blok Z4 Utara, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, yang menyerobot saluran air dan memakan badan jalan.
Alhasil Ketua RT Riang Prasetya pun jadi sasaran kemarahan para pemilik ruko.
Penertiban tersebut dilakukan setelah Pemkot Jakarta Utara sebelumnya waktu 4 hari, mulai Jumat (19/5/2023) hingga Selasa (23/5/2023), kepada pemilik ruko untuk membongkar mandiri area yang mencaplok bahu jalan dan menutup saluran air.
Pada saat eksekusi pembongkaran dilaksanakan baik penyewa dan karyawan ruko beramai-ramai menggeruduk kantor Ketua RT setempat yakni Rian Prasetya.
Baca Juga: Desta Bantah Nangis Gegara Pernikahan Enzy Storia: Karena Masalah yang Lain Zy
Aksi tersebut dilakukan oleh para karyawan sebagai aksi penolakan terhadap pembongkaran ruko yang diduga mencaplok bahu jalan dan saluran air sejak tahun 2019. Dugaan tersebut pertama kali dilaporkan oleh Riang.
Berita Terkait
-
Sertifikat Hak Milik Tidak Diakui, Pedagang Pasar 16 Ilir 'Ngadu' ke Kapolrestabes
-
Siapa Riang Prasetya, Ketua RT di Pluit yang Bongkar Ruko Caplok Jalan?
-
Pembunuh Ibu Anggota DPR RI Bambang Hermanto Ditangkap
-
Ibu Seorang Anggota DPR RI Jadi Korban Pembunuhan
-
Akui Kerap Bertengkar tak sampai KDRT, Bukhori Yusuf Siap Lapor Balik Istri Muda ke Polisi karena Merasa Difitnah
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Resmi Dibeli Indonesia, Ini Spesifikasi Mengerikan Rudal Supersonik BrahMos
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Mudik Tanpa Internet? Ini Cara Pakai Google Maps Offline agar Bisa Navigasi
-
Siaga Penuh! PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Mudik Utama
-
Ogah Jadi Sasaran Tunggal, Ratu Seret Nama Wanita Lain yang Goda Pesulap Merah
-
Kompolnas Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS sebagai Ancaman Demokrasi
-
Detik-Detik Horor Terekam CCTV: Angkot "Nyalip" Lindas Pengendara Motor di Cireunghas Sukabumi
-
Cara Menggunakan Google Maps Offline: Hemat Kuota Internet, Mudik Bebas Nyasar
-
BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!