Produk mi instan asal Indonesia, Indomie, selama ini dikenal di berbagai belahan negara dunia. Tak terkecuali wilayah Afrika, tepatnya di Nigeria.
Baru-baru ini, netizen di Nigeria dikejutkan dengan pembagian mie instan yang dilakukan oleh selebritas negeri tersebut, Portable. Meski terkesan biasa saja, namun Portable membagikannya dengan cara yang tidak lazim.
Dia menggunakan kendaraan mahal saat membagikan indomie kepada warganya dengan menggunakan mobil Mercedez G Wagon. Unggahan itu pun menyebar di jagat Twitter dan masuk dalam trending topic dengan tagar Indomie.
"Portable Dey use GWagon distribute indomie. This guy is so different. (Portable Dey pakai G Wagon membagikan indomie. Pria ini melakukannya dengan cara yang berbeda)," cuit akun @UnclePamilerin.
"The way he gives back to the street, you have to love him. (Cara dia memberikannya di jalan, anda harus menyukainya)," sambung cuitan tersebut.
Sontak saja unggahan pembagian Indomie tersebut disambut netizen setempat.
"This is definition of don’t judge a book by its cover. (Ini adalah definisi jangan melihat buku dari covernya)," tulis akun @chibestvalen.
Tak hanya itu, netizen lainnya pun ikut memuji kebaikan Portable yang membagikan Indomie secara gratis.
"He remembers his roots and that is what makes him standout from the rest. (Dia selalu ingat akarnya dan itulah yang membuatnya lebih menonjol)," cuit @symplyDAPO
Baca Juga: Harga Mi Instan Naik 3 Kali Lipat? Begini Pandangan Ekonom Sumut
"People are suffering and some can't even afford a sachet of indomie, this is very commendable from him. (Banyak orang menderita bahkan ada yang tidak mampu membeli sebungkus indomie, ini sangat terpuji)," sambung cuitan tersebut.
Untuk diketahui, harga Indomie di Nigeria 150 naira atau setara dengan Rp 4.810 per bungkus.
Indomie di Nigeria merupakan produk mie instan terlaris, bahkan warga setempat kerap menjadikannya sebagai bahan pokok kedua setelah nasi.
Apalagi saat Nigeria pernah mengalami krisis ekonomi di tahun 2015 silam, saat itu warga kesulitan untuk membeli nasi, karena harganya melambung tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Penerimaan Pajak Naik 30,7% di Awal 2026, Negara Kantongi Rp 116,2 Triliun
-
Logika vs Durhaka: Mengapa Berargumen Sering Kali Dianggap Tidak Tahu Adab?
-
Pemerintah Batasi Pergerakan Kendaraan Demi Tekan Kemacetan Mudik Lebaran 2026
-
Pembagian THR Paling Lambat Kapan? Tidak Boleh Dicicil, Cek Batas Waktunya
-
2 Amunisi Naturalisasi Tambahan Malaysia dari Australia dan Brasil
-
Dari Teras Udayana sampai Jalan Majapahit: Mengintip Surga Kuliner Ramadan di Kota Mataram
-
Begini Kebijakan Kemenkeu RI Buntut Viralnya Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Trending
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Beredar Surat 'Bebas' Kasat Narkoba Toraja Utara, Propam Polda Sulsel Buka Suara
-
Dirut Supertone Ngaku Untung 'Dikit' dari Laptop Chromebook di Tengah Kasus Korupsi Rp 2,18 Triliun