Sebuah perusahaan IT India baru-baru ini memicu kemarahan di dunia may. Salah satu manajer perusahaan itu meminta agar gedung kantor dikunci agar karyawan bisa keluar tanpa izin.
Sebuah video yang menampilkan seorang petugas keamanan menggunakan rantai berat dan gembok besar untuk mengunci pintu keluar gedung kantor Coding Ninjas di Gurugram, India, baru-baru ini viral di Twitter.
Dalam video tersebut, petugas tersebut mengklaim bahwa ia telah diarahkan oleh seorang manajer perusahaan, untuk mengunci pintu keluar guna memastikan tidak ada yang keluar tanpa izinnya.
Video tersebut memicu kemarahan dan sekali lagi menyoroti isu-isu eksploitasi karyawan dan lingkungan kerja yang memalukan. Perusahaan tersebut baru-baru ini mengeluarkan pernyataan yang mengakui insiden tersebut, menjelaskannya sebagai "ketidaknormalan" yang diperbaiki "dalam hitungan menit" setelah terjadi.
"Ini adalah hal yang tidak biasa di Coding Ninjas dan bertentangan dengan nilai dan budaya kami sebagai organisasi," kata juru bicara Coding Ninjas.
"Kami ingin memastikan kepada semua orang bahwa tindakan ini tidak disengaja. Kami menyesali ketidaknyamanan yang disebabkan oleh insiden ini."
"Kami ingin menjelaskan bahwa insiden yang baru-baru ini terjadi di salah satu kantor kami disebabkan oleh tindakan yang disesali dari seorang karyawan," perusahaan IT tersebut menyatakan di Twitter kemarin.
"Insiden itu segera diperbaiki dalam hitungan menit, dan karyawan tersebut mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan."
Insiden tersebut dilaporkan terjadi lebih dari dua minggu yang lalu, di markas besar Coding Ninjas di Gurugram, namun video yang menampilkan pintu keluar yang dikunci baru viral minggu lalu.
Baca Juga: FIFA U-20: Jelang Final, Pemain Italia Hampir Pasti Genggam Gelar Bergengsi
Banyak yang menuduh perusahaan tersebut mencoba menutupi insiden tersebut, hanya mengeluarkan permintaan maaf dan penjelasan setelah terungkap secara online.
"Bayangkan apa yang bisa terjadi jika kebakaran tak disengaja terjadi. Bagaimana mungkin sebuah organisasi bisa berfungsi dengan tingkat empati seperti itu," tulis seorang pengguna Twitter yang marah.
"Mikromanajemen dengan cara terburuk," komentar seseorang yang lain.
Coding Ninjas adalah platform pembelajaran daring yang menawarkan kursus-kursus dalam berbagai bahasa pemrograman. Perusahaan ini didirikan oleh Ankush Singla, Kannu Mittal, dan Dhawal Parate.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
5 Physical Sunscreen Anak dengan Ceramide Sesuai Rekomendasi Dokter Spesialis Anak
-
GAIKINDO Soroti Ketimpangan Stimulus Industri Otomotif dari Pemerintah
-
Bupati Purwakarta Minta Maaf soal Lagu Lalaki Langit Viral, Sebut Tak Bermaksud Rendahkan Wanita
-
Prancis Dilanda Kebakaran Hebat, Lahan 700 Hektare Terbakar saat Cuaca Ekstrem
-
Sekolah Bukan Pabrik Nilai, Melainkan Tempat Menumbuhkan Potensi
-
Cape Verde Siap Menang, Argentina Patut Waspada Jelang Perebutan 16 Besar
-
Dugaan Kekerasan terhadap Dokter Muda di NTT Diminta Diusut Transparan
-
Double Degree Makin Diminati, Ini Manfaatnya untuk Peluang Karier Global
-
Harry Styles Rasa Suporter Lokal dan Menggemanya Wonderwall: Sisi Lain Kemenangan Inggris
-
Atasi Flek Hitam Pakai Serum Hanasui Warna Apa? Ini 3 Pilihan yang Bisa Dicoba