Sebuah informasi yang menyebutkan bahwa Lionel Messi mengajukan syarat tertentu sebelum bersedia mengunjungi Indonesia dalam rangkaian tur FIFA Matchday 2023, beredar luas.
Informasi ini juga menambahkan bahwa Messi merasa tidak nyaman saat berada di Cina untuk pertandingan melawan Australia dalam rangkaian tur yang sama.
Kabar tersebut dipublikasikan oleh channel YouTube PUJA SELEB TV, lewat sebuah video yang diunggah pada Senin (12/6/2023).
Namun, apakah informasi tersebut benar?
Pemeriksaan fakta
Setelah dilakukan penelusuran oleh tim cek fakta Suara Linimasa, tidak ada bukti valid atau pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Lionel Messi meminta syarat tertentu kepada PSSI untuk datang ke Indonesia.
Video yang berdurasi 3 menit 15 detik tersebut hanya membahas perasaan Messi yang tidak nyaman saat berada di Cina.
Selain itu, dalam video tersebut juga disebutkan bahwa Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) mengajukan syarat kepada PSSI mengenai pengamanan ketat saat Timnas Argentina datang ke Indonesia.
Namun, dalam video tersebut tidak dijelaskan sumber informasi yang kredibel. Tidak ditemukan juga berita kredibel yang membahas ketidaknyamanan Messi di Cina atau mengenai Messi yang diklaim meminta syarat kepada PSSI.
Baca Juga: Gak Kalah dengan PDIP, Gerindra Sebut KKIR Juga Bakal Tambah Anggota: Bisa Sama Golkar
PSSI sendiri telah membantah rumor yang menyebutkan Lionel Messi membatalkan kunjungannya ke Indonesia.
Dikutip dari Okezone.com, berita dengan judul "epis Isu Lionel Messi Absen ke Jakarta, PSSI: Dia Masih Terjadwal Hadir di Laga Timnas Indonesia vs Argentina" diunggah pada Senin (12/6/2023).
Perwakilan PSSI, Ahmad Riyadh, membantah isu tentang Messi batal datang ke Indonesia.
"Sampai hari ini komunikasi PSSI masih tidak ada pembicaraan Messi tidak datang, 100 persen tidak ada, wacana tidak ada," kata Riyadh kepada media di Balai Kota Surabaya, Senin (12/6/2023).
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran dan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan Lionel Messi meminta syarat untuk mau datang ke Indonesia dan merasa tidak nyaman di Cina, adalah informasi yang tidak benar atau hoaks.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Prabowo Pilih Mundur Jadi Capres Gegara Kalah Telak dari Ganjar, Benarkah?
-
Cek Fakta: Benarkah Krisdayanti Ditangkap Polisi karena Terseret Jaringan Narkoba?
-
Cek Fakta: Benarkah Krisdayanti Ditangkap karena Terseret Kasus Jaringan Narkoba?
-
Kabar Baik! Media Argentina Sebut Lionel Messi Berpeluang Tampil Lawan Timnas Indonesia
-
Jika Lionel Messi Batal ke Jakarta, Duel Indonesia vs Argentina Tetap Seru, Ini Alasannya
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati