Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus angkat bicara soal tudingan menjadi pelakor politik dalam kaitannya dengan pertemuan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.
Deddy Sitorus menjelaskan bahwa aksi Puan mengajak AHY bertemu itu merupakan sikap politik yang positif. Apalagi hubungan keduanya sudah berjalan baik sebelumnya.
"Bulan Juni NasDem mengumumkan tiga nama sebagai capres. Agustus. Bu Puan berkunjung ke kantor NasDem. Belum pernah ada komentar dari PDIP tentang calon NasDem sehingga tak ada masalah," kata Bestari dikutip Kamis (15/6/2023).
Deddy lantas menyarankan agar hubungan dingin PDIP dengan Demokrat yang berlangsung lama itu sebaiknya perlahan dihilangkan.
"Kalau dengan Demokrat, tadi sudah disebutkan, ketika SBY berkuasa, PDIP di luar pemerintahan, ketika Jokowi berkuasa, Demokrat berada di luar pemerintahan. Now it's over," tegas Deddy.
Ia menambahkan agar para parpol-parpol yang sudah berkoalisi tidak perlu khawatir dengan kehadiran PDIP yang dianggap mengintervesi kekuatan koalisi.
"Nggak perlu takut pelakor kalau cintanya memang sudah tanpa syarat. Tapi kalau cintanya masih bersyarat-syarat wajar khawatir," pungkas Deddy.
Demokrat Tetap Dukung Anies
Partai Demokrat menegaskan tetap konsisten pada Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dalam mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres).
Baca Juga: Persis Solo Datangkan Asisten Pelatih Baru, Diumumkan Sebelum Lawan Jeonbuk Hyundai Motors
Ini merupakan jawaban atas rencana pertemuan Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang sebentar lagi akan terlaksana.
Dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat (Wasekjen) Didik Mukrianto, Demokrat tetap berada dalam komitmen kepada KPP.
"Kami membangun komitmen untuk membangun koalisi dengan semangat perubahan," ujar Didik kepada Catatan Demokrasi dikutip Liberte Suara, Kamis (15/6/2023).
Menurut Wasekjen Demokrat itu, Puan-AHY tidak akan membangun tembok, yang terjadi adalah kedua pemimpin muda itu akan mendirikan jembatan persatuan untuk Indonesia.
Namun demikian, ujar Didik, Demokrat tetap meminta Anies untuk segera mengumumkan pasangannya. Tetapi, ini bukan sebuah langkah mengintervensi haknya sebagai capres.
"Karena kami sudah sepakat untuk memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada Mas Anies untuk memilih calon wakil presiden (cawapres)," kata Didik, mengutip keterangan Sekjen Demokrat.
Berita Terkait
-
Puan Maharani Pastikan DPR Siap Jalankan Putusan MK: Sistem Pemilu Tetap Terbuka
-
Bersyukur MK Putuskan Pemilu Tetap Terbuka, AHY: Keadilan Berpihak Pada Kedewasaan Demokrasi
-
MK Tak Masukan Pandangan PDIP dalam Pertimbangan Putusan Sidang Sistem Pemilu; Persoalan Internal Lembaga DPR
-
CEK FAKTA: Kader Senior PDIP Deklarasi Dukung Anies dan Tolak Ganjar, Benarkah?
-
Sekolah Masuk Tahun Ajaran Baru, Ketua DPR Ingatkan Jangan Sampai Praktik Pungli Merajalela
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif