Putri Ariani dikabarkan mendapatkan bayaran RP 7 triliun dari Presiden Joko Widodo. Kabar itu pertama kali disebarkan oleh YouTube Portal Jurnalis.
Informasi itu disebar di akun YouTube mereka dengan judul 'Gempar Malam Ini ! Putri Ariani America's Got Talent Dibayar 7 Trilliun Oleh Presiden Joko Widodo'. Dalam thumbnail video tersebut terlihat foto yang telah diedit sedemikian rupa sehingga terlihat Putri Ariani tengah bertemu dengan Jokowi di panggung America's Got Talent.
Lantas benarkah kabar tersebut?
Dari penulusaran, video itu hanya berisi yang membahas dukungan dari sejumlah pihak pada Putri Ariani. Disebutkan pula bahwa Putri Ariani mendaptkan dukungan dari Menteri BUMN Erick Thohir, Menparekraf Sandiaga Uno, dan juga Duta Besar Indonesia di Amerika Serikat.
Apresiasi sejumlah pihak ke Putri Ariani memang benar adanya. Termasuk Kepala Negara ingin mengundang Putri Ariani untuk bernyanyi di Istana Kepresidenan, Jakarta saat peringatan HUT RI ke-78 pada 17 Agustus 2023 mendatang.
Dalam undangan tersebut Putri Ariani juga menyanyikan dua lagu di hadapan Jokowi membuat warganet riuh di media sosial.
Selain berbincang, Putri Ariani juga diberikan uang saku oleh Jokowi meski tak menyebutkan nominalnya. Meski demikian tidak disebutkan nominalnya.
Sementara dalam narasi yang disampaikan oleh video di YouTube tadi juga tidak menyebutkan dengan jelas nominal yang diberikan oleh Presiden Jokowi. Bahkan sama sekali tidak menyinggung hal tersebut.
Baca Juga: Persis Solo Datangkan Asisten Pelatih Baru, Diumumkan Sebelum Lawan Jeonbuk Hyundai Motors
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran dan pengecekan fakta yang dilakukan terhadap sumber-sumber terpercaya, bisa dipastikan bahwa kabar Presiden Jokowi memberikan uang Rp 7 Triliun ke Putri Ariani adalah berita yang tidak benar atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'