Warganet dibuat kaget saat melihat video seorang bocah di Papua menyebut harga air putih yang diminumnya. Pasalnya, bocah itu menyebut satu kantong plastik kecil air putih tersebut dihargai Rp 5 ribu.
Untuk diketahui, harga air putih di Pulau Jawa masih terbilang murah, bahkan di beberapa tempat makan air putih dihargai gratis.
Video yang diunggah oleh akun Twitter @Heraloebss itu menampilkan percakapan seorang bocah SD sedang meminum air putih dalam kantong plastik. Kemudian seorang wanita, yang diketahui adalah guru siswi tersebut, menanyakan apa yang diminum bocah itu.
"Itu apa, es apa?" ucap guru tersebut.
"Air putih" jawab bocah itu.
Setelahnya sang guru menanyakan, harga air putih yang dibeli sang anak kecil.
"Berapa harganya?"
Bocah tersebut mengatakan air putih itu dibelinya seharga Rp 5 ribu.
"Lima ribu" jawab bocah itu.
Baca Juga: Haedar Nashir Ungkap Keberadaan Aliran Baru Kristen Muhammadiyah, Muncul Di NTT, Papua Hingga Kalbar
Melihat hal ini, warganet lantas ramai-ramai memberikan komentarnya. Banyak yang menilai heran mengingat Tanah Papua memiliki sumber daya yang makmur terlebih perusahaan Freeport di Papua juga telah mendapat hak 85 persen.
"Air sekantong plastik itu setara harga sebotol besar air mineral merek terkenal di Jakarta?! Pemerintah tidak merasa iba atau prihatin dengan kondisi rakyat di tanah Papua yang kandungan emasnya dikeruk entah untuk kepentingan siapa?" tulis salah satu akun.
"Hm, pasal 33 UUD '45. Ada tambang PTFI yang sudah beroperasi 50 tahun lebih. Rakyat masih ada yang gini?" tulis warganet.
Adapun warganet yang menuliskan pengalaman mereka ketika berada di salah satu kota di Papua.
"Saya pernah ke Oksibil Pegunungan Bintang, air minum barang langka di sana. Air hujan menjadi satu-satunya air minum. Satu botol air mineral kecil 25 ribu," tulis salah satu akun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'