Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka disebut anak ingusan oleh politisi senior PDIP Panda Nababan.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ariyo Bimmo lantas menanggapi pernyataan tersebut. Menurutnya, hal itu tidak etis.
Ariyo menilai Gibran sudah membuktikan dirinya mampu menjadi Wali Kota Solo. Bahkan, Solo bisa berkembang menjadi kota kreatif dan ekonominya bertumbuh berkat Gibran.
"Apa yang dilakukan Gibran di Solo seperti elevated rel, revitalisasi Solo Technopark Park, Taman Balekambang, IKM Mebel Gilingan dll. adalah hal yang luar biasa. Mungkin jauh melebihi prestasi politisi-politisi senior lainnya," ujar Ariyo.
Ia mengatakan bahwa politisi senior PDIP harusnya malu pada Gibran yang disebut anak ingusan, padahal memiliki prestasi.
"Masih muda saja sudah punya prestasi luar biasa, ketimbang yang sudah senior tapi belum punya prestasi apa-apa," lanjutnya.
Menurut PSI, harusnya politisi senior berterima kasih pada orang-orang muda seperti Gibran yang masih muda tetapi mau terjun ke politik untuk membereskan berbagai masalah.
"Masalah yang juga tidak lepas dari "mungkin" ulah politisi-politisi senior yang sekarang masih merasa nyaman berkuasa. Waktunya yang Senior bertaubat," ujarnya.
PSI menyatakan usia bukan lagi menjadi jaminan seseorang siap memimpin atau tidak.
Baca Juga: Gibran Pamer Foto Dirinya Berbadan Kekar 'Ndeprok' di Sawah, Warganet Melongo: Eksotis
"Tidak pantaslah politisi senior PDIP menyebut Gibran "Anak Ingusan". Kalau PDIP tidak menghargai anak muda berprestasi seperti Gibran dengan menyebutnya anak ingusan, PSI siap menerima Gibran," pungkasnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Anggap Pantun Hasto yang Sebut Namanya Jadi Cawapres Ganjar Sebagai Doa, Ridwan Kamil: Kita Aminkan Saja
-
Seolah Tidak Percaya, Adian Napitupulu Sampai Nanya Dua Kali ke Jokowi Soal Capres yang Didukungnya
-
Akui Nama RK Masuk Bursa Cawapres, Hasto PDIP Ungkit Ucapan Jokowi usai Megawati Umumkan Ganjar Capres
-
Klaim Rumput Bagus Tidak Rusak Usai Acara PDIP, Menpora Pastikan Laga Persija vs PSM Digelar di SUGBK Minggu 2 Juli
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan