- Koordinatoriat Wartawan Parlemen memberikan KWP Award 2026 kepada Ravindra Airlangga di Gedung Nusantara IV DPR RI pada Kamis (16/4).
- Ravindra meraih penghargaan sebagai Legislator Fokus Penguatan Strategi Diplomasi Antar-Parlemen atas kontribusi konsisten dalam memperluas jejaring kerja sama internasional.
- Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan objektif atas upaya Ravindra membawa aspirasi nasional ke dalam forum parlemen di dunia.
Suara.com - Koordinatoriat Wartawan Parlemen memberikan KWP Award 2026 kepada politikus muda Senayan, Ravindra Airlangga, karena dianggap berkontribusi dalam memperkuat posisi Indonesia di mata dunia melalui jalur legislatif.
Ravindra, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, meraih gelar sebagai Legislator Fokus Penguatan Strategi Diplomasi Antar-Parlemen.
Penobatan ini didasarkan pada rekam jejaknya yang dinilai konsisten, dalam memperluas jejaring kerja sama internasional serta membawa aspirasi nasional ke forum-forum parlemen dunia.
Acara penganugerahan yang diinisiasi oleh KWP di Gedung Nusantara IV DPR RI, Kamis (16/4). Kehadiran Ravindra di podium penerima penghargaan, disambut hangat oleh rekan sejawat dan awak media yang selama ini memantau kinerjanya di Senayan.
Politikus Partai Gerindra sekaligus putra dari Airlangga Hartarto ini, mendedikasikan pencapaian tersebut bagi seluruh tim yang bekerja di belakang layar.
Bagi Ravindra, keberhasilan diplomasi parlemen bukan merupakan kerja individu, melainkan hasil orkestrasi yang matang dari berbagai pihak di lingkungan DPR RI.
"Terima kasih atas penghargaan ini. Tapi semua ini bukan capaian individu, tapi hasil kerja bersama seluruh pihak, baik Badan Kerja Sama Antar-Parlemen, rekan-rekan di parlemen, mitra kerja, serta semua yang terus mendorong penguatan diplomasi antar-parlemen Indonesia," kata Ravindra, dikutip hari Jumat (17/4/2026).
Ia menambahkan, penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus beban moral yang positif.
Pengakuan dari para jurnalis yang bertugas di parlemen—pihak yang setiap hari melihat langsung dinamika di Senayan—menjadi validasi penting atas objektivitas kinerjanya selama ini.
Baca Juga: Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026
Diplomasi yang Berdampak pada Kepentingan Nasional
Di tengah ketidakpastian geopolitik global, peran BKSAP DPR RI menjadi sangat krusial. Ravindra menekankan, diplomasi parlemen tidak boleh hanya sekadar seremoni atau kunjungan kerja formal semata.
Menurutnya, setiap komunikasi yang dijalin dengan parlemen negara lain harus mampu menghasilkan dampak konkret yang dirasakan oleh rakyat Indonesia di dalam negeri.
Pemanfaatan jalur second track diplomacy melalui parlemen, dianggap mampu menembus batas-batas yang terkadang sulit dicapai oleh diplomasi formal pemerintahan.
"Ini suatu kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas kerja. Terutama memperluas jejaring kerja sama internasional."
Tag
Berita Terkait
-
Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi