- Polres Kediri Kota menetapkan nenek berinisial S sebagai tersangka penganiayaan balita hingga tewas pada 15 April 2026.
- Tersangka memukul korban menggunakan kayu dan pipa di Kelurahan Ngronggo karena kesal korban tidak mematuhi perintahnya.
- Penyidik menyita barang bukti serta menjerat tersangka dengan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman sepuluh tahun penjara.
Suara.com - Aparat Polres Kediri Kota menetapkan seorang nenek berusia 64 tahun berinisial S sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap anak yang berujung kematian seorang balita berusia empat tahun.
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup dari hasil penyelidikan.
"Penanganan perkara ini kami lakukan secara profesional dan transparan. Sudah ada dua alat bukti yaitu keterangan saksi dan hasil dari visum dari dokter," kata Anggi.
Peristiwa tragis itu terjadi di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, pada 15 April 2026. Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Achmad Elyasarif Martadinata menjelaskan, kejadian bermula saat tersangka meminta tiga cucunya makan dan tidur siang.
Namun, karena tidak diindahkan, tersangka diduga melakukan kekerasan dengan memukul menggunakan kayu. Tidak berhenti di situ, balita berinisial MA juga menjadi sasaran pemukulan dan cubitan.
Korban sempat menuju dapur, tetapi tersangka kembali melakukan kekerasan menggunakan pipa karena menganggap korban tidak patuh.
Saat ibu korban pulang ke rumah, ia mendapati anaknya dalam kondisi tertidur di dapur. Namun, ketika diperiksa, balita tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi. Total tujuh orang telah dimintai keterangan, termasuk orang tua dan nenek korban.
Dari hasil penyidikan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa kayu dan pipa yang diduga digunakan untuk menganiaya korban, serta beberapa pakaian dan barang lainnya.
Baca Juga: Anggota TNI Pelaku Pemukulan Minta Maaf ke Zaskia Adya Mecca dan Anak di Persidangan
Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka memar di berbagai bagian tubuh, seperti kepala, wajah, dada, perut, punggung, dan pinggang. Luka-luka tersebut menyebabkan pendarahan hingga akhirnya korban meninggal dunia.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 44 ayat (3) Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Anggota TNI Pelaku Pemukulan Minta Maaf ke Zaskia Adya Mecca dan Anak di Persidangan
-
Driver Ojol Dianiaya di Labuan Bajo, Sorotan pada Keamanan Destinasi Super Prioritas
-
Ngronggo Sport Art Center: Tempat Nyore Sederhana yang Penuh Kenangan
-
Gaji UMR Kediri, Selera Senopati: Ketika Gengsi Jadi Kendaraan Menuju Kebangkrutan
-
Biar Asyik Nonton Film Ozora di Netflix, Coba Simak Dulu Fakta-faktanya
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Smartwatch Garmin Original Bisa Dibeli di Mana Saja? Ini 5 Toko Resmi dan Dijamin Asli
-
Alarm BMKG! 90% Wilayah Jabar Diprediksi Dilanda Kemarau Kering
-
Tayang 2 September, Portrait of a Family Hadirkan Kisah Keluarga Penuh Haru
-
Kenapa AI Terasa Lebih Enak Diajak Curhat daripada Manusia? Ini Penjelasan Peneliti
-
Kesalahan Pakai Day Cream Menurut Dokter yang Bikin Wajah Tetap Kusam
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Turun, Beras dan Gula Justru Naik
-
Dikawal Ketat Brimob Bersenjata, Tersangka Korupsi Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung Usai Jumatan
-
Tidak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Pecat Polisi yang Terlibat Narkoba
-
Sambangi Gedung Bundar, Hotman Paris Bakal Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah?
-
4 Stylus Pen Universal Terbaik untuk HP dan Tablet, dengan Palm Rejection Cuma Rp70 Ribuan