Politikus Partai Demokrat Eko Jhones menyindir Ketua Umum PSSI Erick Thohir setelah ramai rencana renovasi Jakarta International Stadium (JIS) untuk Piala Dunia U-17 dikaitkan dengan isu politik.
Dalam akun Twitter pribadinya @ekojhones77, Eko mengusulakan Erick yang juga Menteri BUMN untuk tidak memakai JIS untuk Piala Dunia U-17 kalau hanya dijadikan ajang politisasi.
"Ngakak aja deh ya. Gw rasa gak usah pakai JIS deh kalau hanya ajang politisasi," ujar Eko Jhones dikutip, Jumat (7/7/2023).
Ia menuturkan banyak stadion di Indonesia. Lagi-lagi ia menyindir ada stadion yang lampu penerangannya buruk.
"Kan banyak stadion di Indonesia ini tuh tmpat gw lahir juga ada Stadion Bima Cirebon. Ajuin aja dah tinggal nyalain obor kalau main malam hari sebab lampunya dimaling orang," kata dia.
Sebelumnya, dalam tinjauan Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono, disimpulkan bahwa rumput Stadion JIS belum berstandar FIFA, sehingga harus diperbaiki.
Pria yang digadang-gadang bakal jadi Cawapres ini mengklaim hanya ingin memastikan bahwa JIS memenuhi standar sebagai venue Piala Dunia U-17 2023, tidak ada niat lainnya.
JIS diklaim Erick, belum standar FIFA sehingga butuh perbaikan agar bisa menggelar pertandingan Piala Dunia U-17 2023. Oleh karena itu, PSSI dan pemerintah ingin memperbaiki JIS agar bisa digunakan.
Erick menjelaskan apa yang dilakukan ini murni kepentingan sepak bola. Menurutnya, sama sekali tidak ada isu politik di dalamnya.
Baca Juga: Syarat Masuk Thailand Terbaru 2023: Tidak Wajib Vaksin dan PCR
"Jangan niat baik semua, apalagi niat baik pecinta sepak bola ini, dirunyami karena isu politik. Ya pemilihan presiden itu jalan ada sendiri. PSSI sendiri sudah membuktikan saat pemilu sepak bola tidak berhenti musim kompetisinya. Tetapi penontonnya 50 persen karena situasi pemilu," kata Erick Thohir di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (6/7/2023).
"Jadi saya berharap, jangan ini jadi polemik seakan-akan politik. Enggak ini, kita sedang mendorong makin banyak stadion yang standar FIFA, ketika ada pertandingan FIFA, supaya FIFA bisa memilih," jelasnya.
Berita Terkait
-
PSSI Dikejar-kejar Utang Ratusan Miliar, Erick Thohir Enggan Salahkan Kepengurusan Lama
-
Persija Kena Dampak Renovasi JIS, Jakmania 'Geruduk' Pj Gubernur DKI
-
Insiden Rasisme saat Persija Vs PSM Makassar, Erick Thohir Setuju Liga 1 Ditunda
-
Renovasi JIS Dikaitkan Politik, Jakmania Tak Peduli: Yang Penting Persija Punya Kandang di Jakarta
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Love on the Brain: Bertemu Cinta di Balik Laboratorium NASA
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Lelaki yang Menawarkan Euforia Lewat Kereta Luncur di Tengah Belantara
-
Strategi Jateng Tumbuhkan Ekonomi Desa Melalui Ekosistem MBG
-
Misteri Pria Ber-sweater Hitam: Jasad Tanpa Identitas Mengambang di Arus Dam Rolak 9 Mojokerto
-
Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Nijiro Murakami Terseret Dugaan Penganiayaan, Kasus Dilimpahkan ke Jaksa
-
Review Luxcrime Foundation Stick: Coverage Tinggi, Ringan, dan Sawo Matang Approved