/
Rabu, 19 Juli 2023 | 09:48 WIB
Ketua DPP PDIP Puan Maharani (Suara.com/Bagaskara) (Suara.com/Bagaskara)

Ketua DPP PDIP Puan Maharani mewanti-wanti seluruh juru kampanye agar tidak berlebihan membela Ganjar Pranowo di hadapan publik.

Puan meminta juru kampanye harus mencitrakan Ganjar secara autentik dan akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi kepentingan rakyat.

"Jangan neko-neko, enggak. Harus humble. Enggak boleh ketinggian. Wah capres kita paling hebat. Enggak hebat capres kita. Wah capres kita paling paling paling, enggak paling," ujar Puan saat mengisi pelatihan juru kampanye Ganjar di iNews Tower, Selasa (18/7/2023).

Lebih lanjut, Ketua DPR RI ini mengingatkan bahwa capres yang diusung oleh PDIP merupakan capres yang nantinya akan bekerja untuk bangsa dan memperhatikan kesejahteraan rakyat.

Puan menyebutkan bahwa Ganjar bukan ahli ekonomi. Menurutnya, mempelajari ekonomi tidak mudah dan diperlukan waktu yang tidak singkat.

Kendati demikian, putri Megawati Soekarnoputri ini yakin Ganjar bisa memperbaiki ekonomi Indonesia jika terpilih.

"Ada orang yang pintar ekonomi, misalnya Pak Arsjad gitu, iya kalau ini memang kerjanya ekonomi. Kalau kita bilang pintar enggak, ya pintar. Tapi cuma pintar ekonomi aja mungkin. Coba suruh bicara politik, pasti jagoan saya," tambahnya.

Puan menjelaskan bahwa presiden tidak mungkin pintar dalam segala bidang. Ia mengibaratkan presiden adalah panglima yang dibantu para menteri yang ahli dalam berbagai bidang.

"Makanya ada kabinet, makanya ada yang lain-lain itu. Ya itu tugasnya apa? Bantu presidennya," pungkas Puan.

Baca Juga: Tampil Berhijab Tanpa Pakai Baju PDIP, Puan: Orang Liat Muka Saya Sudah Banteng

Load More