Liga K-League 2 kemungkinan akan kehilangan satu lagi pemain asal ASEAN. Pasalnya, berita terbaru menyebutkan striker Vietnam, Nguyen Van Toan, berpotensi meninggalkan klubnya, Seoul E-Land.
Informasi tak terduga ini muncul dari Seoul E-Land, tim yang berbasis di ibukota dan bermain di K-League 2 pada tahun 2023.
Berdasarkan laporan dari Footballist.co.kr, Nguyen Van Toan dikabarkan akan segera hengkang dari klub. Laporan tersebut secara frontal menyebut, "Nguyen Van Toan akan meninggalkan Seoul E-Land."
Kabar itu juga semakin diperkuat dengan fakta bahwa Van Toan absen dalam delapan pertandingan beruntun untuk klubnya.
Sosoknya terakhir kali terlihat bermain selama 45 menit pada 4 Juni 2023. Kala itu, timnya mengalami kekalahan 1-2 saat bertanding melawan Busan IPark.
Selama musim ini, Van Toan tercata telah tampil dalam 9 pertandingan di K-League 2 untuk Seoul E-Land. Di Piala FA Korea, dia bermain dalam 2 pertandingan dan memberikan satu assist.
Kabar kepergiannya semakin membuat pemain ASEAN di K-League 2 kembali berkurang. Bulan lalu contohnya, Kogileswaran Raj memutuskan meninggalkan Chungbuk Cheongju FC dan kembali ke Malaysia.
Alasan di balik keputusan Kogi untuk mengakhiri kontraknya dengan klub tetap tidak jelas.
"Pada awalnya ada beberapa kesulitan dalam beradaptasi, tetapi saya merasa performa saya semakin membaik setiap harinya. Namun, ada beberapa masalah di belakang layar yang muncul akhir-akhir ini," ujar Kogi.
Baca Juga: Terungkap Di Persidangan, Maksud 'Keep Silent' Di Perkara Korupsi BTS 4G
Sementara itu, pemain ASEAN lainnya yang secara reguler bermain di K-League 2 adalah Asnawi Mangkualam dari Indonesia.
Selain itu, ada juga 2 pemain muda Vietnam yang bermain di K-League 2 untuk Cheonan City. Kendati demikian, sejak bergabung pada Januari 2023, mereka belum mendapat kesempatan bermain.
Asnawi sendiri telah bermain dalam 16 pertandingan bersama Jeonnam Dragons di K-League 2 tahun ini. Dalam penampilanya, ia telah memberikan 2 assist.
Mengenai rumor transfer ke klub K-League 1, Asnawi mengaku tidak terganggu dan tetap berkonsentrasi pada permainannya bersama Jeonnam Dragons. Ia pun berpotensi memberikan penampilan yang mengguncang dan bisa berjaya di K League 2.
"Saya tidak terlalu mempedulikan hal-hal di media sosial. Saya dikenal sebagai pemain tim nasional, sehingga reaksi semacam itu adalah hal yang biasa. Saya tidak terlalu terpengaruh," tegas Asnawi.
Berita Terkait
-
Gara-gara Persiapan Minim, Timnas Indonesia U-23 Dipandang Sebelah Mata Media Vietnam di Piala AFF U-23 2023
-
Rival dari Vietnam Hengkang, Asnawi Mangkualam Diambang Pencapaian Dahsyat di K League 2
-
Vietnam Congkak Bisa Pertahankan Gelar Piala AFF U-23, Timnas Indonesia U-23 Diremehkan
-
Waspada Timnas Indonesia U-23, Philippe Troussier Ikut Campur Persiapan Vietnam Jelang Piala AFF U-23 2023
-
PTPN Group dan Suntory Garuda Buka Pasar Baru, Ekspor Perdana Teh Oolong Indonesia ke Vietnam
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci