Nasib apes tengah menimpa penggawa Persib Bandung, khususnya I Putu Gede, Marc Klok dan Ciro Alves. Ketiganya dijatuhi sanki oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Ketiga pemain utama Persib Bandung itu dianggap berperilaku tak sportif, sehingga dijatuhi hukuman.
Dilansir dari Suara.com, pelanggaran Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 yang dilakukan ketiganya terjadi pada pertandingan kontra Persis Solo di Stadion Manahan pada 8 Agustus 2023 lalu. Sanksi untuk mereka berdasarkan hasil sedang Komdis pada 11 Agustus.
I Putu Gede yang mendapatkan kartu merah karena akumulasi dua kartu kuning di laga kontra Persis mendapatkan hukuman tambahan larangan bermain sebanyak 4 pertandingan. Selain itu, ada denda sebesar Rp75 juta.
Kemudian, Marc Klok dan Ciro Alves sama-sama mendapat hukuman larangan bermain dalam dua pertandingan dan dengan denda sebesar Rp75 juta. Keduanya dinilai telah melakukan provokasi terhadap penonton.
Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama mengatakan pihaknya sangat menghormati keputusan Komdis PSSI berupa larangan bertanding terhadap tiga pemainnya tersebut.
"Selanjutnya, kami akan berkorrdinasi dengan seluruh anggota tim agar senantiasa menjaga profesionalitas, menaati regulasi dan kode disiplin PSSI agar tidak terulang di kemudian hari," kata Adhi dilansir dari laman Persib, Sabtu (12/8/2023).
Meski demikian, Persib akan menempuh upaya banding karena hukuman terhadap ketiga pemain tersebut cukup berat. Ia berharap semua bisa berjalan dengan lancar.
"Menurut kami hukumannya cukup berat dan PSSI harus melihat sebab akibat yang memicu pelanggaran disiplin itu," sambungnya.
Baca Juga: Khawatir Berat Badan Bertambah, Model Julieta Azzahra Rutin Lakukan Ini
Dengan sanksi tersebut, ketiga pemain tersebut tidak akan memperkuat Persib pada laga kontra Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, pada 13 Agustus 2023.
Berita Terkait
-
Tendang Pemain Lawan, Ulah Ceroboh Kapten Persija Berbuah Hukuman, 3 Pemain Persib Disanksi Lebih Berat!
-
Penyebab Kiper Persija Andritany Dihukum Komdis PSSI, Absen Lawan Madura United
-
Aksi Jailnya Ketahuan, Kiper Persija Andritany Dihukum Komdis PSSI, Absen Lawan Madura United
-
Breaking News! Marc Klok, Ciro Alves dan Putu Gede Kena Sanksi Berat, Persib Melawan
-
Buntut Lempar Botol dan Jari Tengah, Ciro Alves hingga Marc Klok Dihukum Komdis PSSI
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Summer Runway 2026 Tampilkan Tren Fashion Anak Penuh Warna, dari Nuansa Pantai hingga Back to School
-
Dompet Tebal Awal Bulan! 4 Shio Paling Beruntung Finansial dan Karier pada 1 Juni 2026
-
Kasus Wanita Muara Enim yang Jasadnya Dibakar Mantan Pacar: Kronologi, Motif, dan Fakta Terbaru
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26 Ultra, Mana yang Cocok untuk Anda?
-
Biaya Admin Marketplace Naik, Pengusaha Fashion Online 'Tercekik' Andalkan Bazar Offline
-
Gara-gara Bastian Steel, Kita Sadar Gombalan Bocah 2010-an Itu Sangat Genius
-
Profil Ahmad Syah Farhan, Bos Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah
-
Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi