Isi Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yang secara rutin dinyatakan pada peringatan setiap Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia, memiliki makna yang tegas.
Peristiwa sejarah yang memiliki dampak sangat penting bagi Indonesia adalah saat Proklamasi kemerdekaan terjadi. Pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB, Soekarno mengucapkan isi proklamasi ini di alamat Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56.
Mulai dari saat itu, di setiap tanggal 17 Agustus, dirayakan sebagai Hari Kemerdekaan Indonesia juga sebagai tanda menghormati dan mengingat perjuangan berani pahlawan-pahlawan nasional dalam menghadapi penjajahan.
Namun, penting untuk diingat bahwa menyusun teks proklamasi pada masa itu bukanlah perkara mudah. Beberapa tokoh nasional terlibat dalam proses merumuskan isi teks proklamasi, dan perjalanan ini tidaklah tanpa rintangan.
Selain itu, perbedaan antara teks proklamasi yang ditulis dengan tangan dan yang diketik terjadi. Meskipun begitu, perhatian utama tetap pada pesan yang diungkapkan dalam teks proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Pesan yang disajikan dalam teks proklamasi ini mencerminkan semangat kemerdekaan serta tekad untuk membebaskan Indonesia dari belenggu penjajahan.
Secara sederhana, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia adalah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah yang amat penting bagi negara ini.
Di setiap 17 Agustus, dengan rasa bangga merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia untuk menghormati usaha gagah para pahlawan bangsa.
Meskipun proses penyusunan teks proklamasi tidaklah mudah, substansi dari pesan tersebut tetap menggambarkan tekad dan semangat dalam meraih kemerdekaan.
Baca Juga: 14 Ucapan HUT ke-78 RI untuk Postingan Media Sosial
Isi Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Jakarta, 17 Agustus 1945.
Atas nama bangsa Indonesia
Soekarno-Hatta
Isi Pidato Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno
Saudara-saudara sekalian!
Saya telah minta saudara-saudara hadir di sini untuk menyaksikan satu peristiwa maha penting dalam sejarah kita. Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berjuang untuk kemerdekaan tanah air kita. Bahkan beratus-ratus tahun!
Gelombangnya aksi kita untuk mencapai kemerdekaan kita untuk ada naiknya dan turunnya, tetapi jiwa kita tetap menuju cita-cita. Juga di zaman Jepang, usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak berhenti-henti. Di dalam zaman Jepang ini, tampaknya saja kita menyandarkan diri kita kepada mereka. Tetapi pada hakikatnya, tetap kita menyusun tenaga kita sendiri, tetap kita percaya kepada kekuatan sendiri.
Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air di dalam tangan kita sendiri, akan dapat berdiri dengan kuatnya. Saudara-saudara! Dengan ini kami nyatakan kebulatan tekad itu. Dengarkanlah proklamasi kami:
Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Jakarta, 17 Agustus 1945.
Atas nama bangsa Indonesia
Soekarno-Hatta
Demikianlah saudara-saudara!
Kita sekarang telah merdeka!
Tidak ada suatu ikatan lagi yang mengikat tanah air kita dan bangsa kita.
Mulai saat ini kita menyusun negara kita!
Negara merdeka, negara republik Indonesia merdeka, kekal dan abadi.
Insyaa Allah Tuhan memberkati kemerdekaan kita itu.
Itulah isi teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan pidato Soekarno saat proklamasi kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'