Beredar kabar penemuan 17 mayat wanita di Pondok Pesantren atau Ponpes Al Zaytun. Belasan jasad itu dikabarkan merupakan korban pelecehan seksual dari pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang.
Kabar dengan narasi 17 mayat ditemukan di Al Zaytun itu dibagikan oleh akun YouTube bernama Kabar News. Hingga berita ini dipublikasikan, postingan video Kabar News itu sudah ditonton 11 ribu kali dan mendapatkan ratusan tanda suka.
Dalam video berdurasi 8 menit 4 detik tersebut, akun ini menuliskan narasi bahwa warga digegerkan dengan penemuan 17 mayat pada malam hari. Belasan mayat perempuan itu, klaim akun Kabar News, merupakan korban seks yang dilakukan Panji Gumilang di ponpesnya.
Adapun narasi yang dibagikan melalui judul video sebagai berikut:
“GEGER MALAM INI || TEMUAN 17 MAYAT WANITA DI AL ZAYTUN, DIDUGA KORBAN SEKS PANJI GUMILANG?”
Sementara itu, narasi dalam thumbnail video berikut ini:
“17 MAYAT WANITA DITEMUKAN DIDUGA JADI KORBAN SEKS PANJI GUMILANG AL ZAYTUN.”
Lantas benarkah narasi yang dibagikan oleh Kabar News tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: Kapten Bagas Kaffa Terima Kalah dari Malaysia, Tapi Timnas Indonesia Mau Bangkit: Benar-benar Berat
Berdasarkan penelusuran, narasi penemuan 17 mayat perempuan diduga korban pelecehan seksual Panji Gumilang di Al Zaytun adalah tidak benar.
Faktanya, isi video saat didengarkan untuk cek fakta sama sekali tidak menyertakan informasi kredibel yang mengonfirmasi penemuan 17 mayat perempuan.
Selain itu, tidak ada juga sumber resmi yang membuktikan jika Panji Gumilang melakukan pelecehan seksual kepada 17 mayat perempuan itu.
Sebaliknya, narator dalam video justru hanya membacakan sebuah artikel dari media onilne. Artikel yang dimaksid berjudul, “17 Tahun Lalu Gusdur Bilang Al-Zaytun dan Panji Gumilang Sedang Menggali Kuburannya Sendiri, Kini Terbukti.”
Dalam artikel itu, disebutkan bahwa Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur telah memprediksi kasus Panji Gumilang 17 tahun yang lalu, atau tepatnya pada 2006 silam.
Kala itu, Gus Dur memprediksi apa yang akan terjadi pada Ponpes Al Zaytun Indramayu dan pimpinannya, Panji Gumilang.
Berita Terkait
-
Teliti Berkas Kasus Penistaan Agama Panji Gumilang, Kejagung Kerahkkan 15 Jaksa
-
Jawaban Yenny Wahid Saat Ditanya Siapa Sosok Capres yang Paling Gusdurian
-
Kasus Korupsi Dana BOS dan TPPU Naik Penyidikan, Panji Gumilang Kembali Tersangka?
-
5 Arti Mimpi Melihat Mayat: Terbungkus Kain Kafan Jadi Pertanda Baik!
-
Berkas Kasus Penistaan Agama Panji Gumilang Rampung, Polri Limpahkan ke Kejaksaan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga
-
Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora
-
Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna
-
7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap
-
Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
-
Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara