/
Senin, 21 Agustus 2023 | 15:24 WIB
Potret Rizal Ramli ((Istimewa))

Rizal Ramli berkumpul bersama Ketua Majelis Syuro Partai Ummar Amien Rais dan tokoh-tokoh lain di kediamannya, Jalan Bangka IX, Kemang, Jakarta Selatan sebelum menyambangi KPK pada Senin (21/8/2023).

“Hari ini kumpul tokoh-tokoh nasional yang track recordnya jelas. Puluhan tahun memperjuangkan demokrasi dan puluhan tahun memperjuangkan pemerintahan Indonesia yang bersih, memperjuangkan keadilan,” kata Rizal Ramli.

Rizal Ramli mengaku alasannya menyambangi KPK agar lembaga antirasuah itu serius dalam memberantas korupsi yang semakin ganas.

“Karena korupsi zaman Jokowi lebih brutal, lebih ganas dari zaman orde baru. Termasuk nepotisme,” ungkap Rizal.

Menurutnya, permasalahan korupsi setelah 25 tahun reformasi ini masih jalan di tempat. Sementara itu, pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) menjadi salah satu cita-cita orde baru.

“Kami gak ingin, masa 25 tahun reformasi kita ngomongin anti KKN. Gak lucu banget sebagai bangsa. Kita tidak ingin dua puluh tahun lagi atau 25 tahun lagi ngomongin KKN lagi. Gimana Indonesia mau maju?,” bebernya.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Indonesia ini memberikan contoh bahwa Korea Selatan bisa maju karena mengambil tindakan tegas untuk menghukum koruptor.

“Contohnya di Korea, tiga mantan presiden, jenderal diadili karena korupsi, satunya sipil, perempuan anaknya Park Chun Hae diadili karena korupsi,” katanya.

“Hari ini di Korea pejabat gak ada berani korupsi, gak berani ngacau-ngacau soal uang negara. Mereka betul-betul mengabdi untuk kemajuannya bangsa dan rakyatnya,” imbuhnya.

Baca Juga: UMKM Solo Terus Digenjot dengan Program Jawara, 6 Asesor Ikut Dampingi

Namun Indonesia saat ini, lanjut Rizal, terlalu banyak oknum yang bukannya menegakkan UUD 45, namun malah merusak cita-cita bangsa.

“Indonesia hari ini kebanyakan oknum, partai bukan menegakkan UUD 45 tapi malah merusak pelaksanaan dan cita-cita kemerdekaan,” katanya.

Saat disinggung soal kasus korupsi apa yang menyebabkan Rizal cs menyambangi KPK, ia enggan merincinya.

“Itu dulu, kami habis ini ke KPK,” ucap Rizal.

Load More