Kabar bergabungnya Jay Idzes ke Timnas Indonesia disambut positif pecinta sepakbola di tanah air. Pemain bertahan yang kini memperkuat Venezia, klub papan atas Serie B Liga Italia ini menjadikan kokohnya benteng pertahanan Timnas Indonesia.
Untuk mendapatkan pemain keturunan Indonesia, ternyata Shin Tae-yong turun tangan sendiri untuk merekomendasikannya.
Hal tersebut dibeberkan Anggota Exco PSSI, Endri Erawan. Ia mengungkapkan, bidikan Shin Tae-yong tersebut bermula dengan mencari data-dara pemain keturunan Indonesia yang berkarir di luar negeri.
"Kami tidak menawarkan. Awalnyaa itu dari pelatih yang melihat beberapa pemain berdarh Indonesia dan mempunyai talenta bagus," katanya kepada awak media.
Endri mengemukakan, berdasarkan sejumlah pemain yang dibidik Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan (Korsel) itu kemudian melaporkannya kepada PSSI untuk ditindaklanjuti.
"Coach Shin Tae-yong melaporkan itu kepada PSSI dan ditindaklanjuti oleh kami," katanya.
Saat ini, Jay Idzes sedang dalam proses administrasi untuk dinaturalisasi. Bahkan PSSI memastikan, pihak Exco PSSI sedang berkejaran dengan waktu untuk mengurus pemain belakan yang pernah memperkuat Go Ahead Eagles.
"InsyaAllah, kita lihat perkembangannya seperti apa karena ada teman-teman di Exco PSSI yang mengurus itu," katanya.
Hingga saat ini, praktis Timnas Indonesia sudah memiliki delapan pemain keturunan yang bermain di luar negeri membela merah putih, yakni Stefano Lilipaly, Elkan Baggott, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, Rafael Struick, Marc Klok, dan Sandy Walsh.
Baca Juga: Timnas Indonesia Doyan Banget Naturalisasi Bek, Ini Penjelasan Erick Thohir
Meski begitu, PSSI masih belum menutup kemungkinan bakal mencari bakat berdarah Indonesia yang mau membela tanah airnya.
"Tapi belum ada gambaran seperti apa karena kami masih mencari yang terbaik," katanya.
Berita Terkait
-
Janji Elkan Baggott usai Bela Timnas Indonesia U-23, Siap Bawa Ilmu dari Shin Tae-yong ke Ipswich Town
-
Media Malaysia Soroti Timnas Indonesia U-23 Miliki Satu Keuntungan Lawan Turkmenistan
-
Iya Lah! Shin Tae-yong Gemetar dengar Nama Shamammet Hydyrow, Dia Punya Statistik Mengerikan, Tendangan Bebas Menakutkan
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Kabar Terbaru Jalur Selatan Garut, Buka Tutup Jalan di Bungbulang Usai Tertimbun Longsor
-
Kisah di Balik Literasi Senja: Dari Eksperimen Sederhana Menjadi Fondasi Peradaban Kota Cirebon
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya