/
Rabu, 20 September 2023 | 09:21 WIB
Kiper Lazio, Ivan Provedel mencetak gol dramatis menit akhir lewat sundulan ke gawang Atletico Madrid di Liga Champions. (AFP)

Kiper Lazio, Ivan Provedel, mencatatkan rekor penting dalam sejarah Liga Champions setelah tampil luar biasa dengan mencetak gol dramatis di menit akhir. Gol itu berhasil menyelamatkan timnya dari kekalahan dalam pertandingan melawan Atletico Madrid di Liga Champions 2023-2024.

Ivan Provedel menjadi pahlawan dalam laga perdana Grup E Liga Champions 2023-2024 antara Lazio dan Atletico Madrid, yang berlangsung pada Rabu (20/9/2023) dini hari WIB. Aksi gemilangnya berujung pada gol yang sangat penting.

Atletico Madrid unggul lebih dulu melalui aksi brilian dari wonderkid mereka, Pablo Barrios, pada menit ke-29. Namun, Ivan Provedel menciptakan momen yang luar biasa dengan mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-95.

Provedel berhasil menjebol gawang Jan Oblak melalui sundulan yang brilian, yang tidak tercipta dari situasi bola mati seperti umumnya. 

Dia merangsek maju ketika tahu laga bakal berakhir saat timnya mendapat tendangan sudut.

Namun, umpan Danilo Cataldi selaku eksekutor corner mampu dimentahkan barisan pertahanan Atletico.

Tapi, Cataldi dengan tenang kembali mendapatkan bola untuk kemudian mengipernya kepada Luis Alberto di luar kotak penalti.

Di titik inilah keajaiban tercipta. Alberto melepaskan umpan akurat ke kotak penalti yang sudah dijejali belasan pemain.

Provedel yang tak terkawal menerobos ke kotak 12 pas untuk menyambut bola. Sundulannya sukses mengirim si kulit bundar merangsek deras ke gawang Oblak.

Baca Juga: Berkat Aturan Ini, Timnas Indonesia U-24 Kalahkan Korut Puncaki Klasemen Grup F Asian Games 2022

Menyitat Opta, Provadel berhasil membuat rekor sebagai kiper teranyar yang berhasil mencetak gol di Liga Champions. Sebelumnya, rekor itu dipegang Vincent Enyema pada 2010.

Secara keseluruhan, Provadel merupakan kiper keempat yang mencetak gol di ajang Liga Champions modern. Sebelumnya ada Enyeama (2010), Sinan Bolat (2009), dan Hans-Joerg Butt (2000, 2002, 2009).

"Ini malam yang akan saya ingat seumur hidup. Saya bahagia terutama karena kami mampu menyeimbangkan pertandingan, di mana kami tak layak kalah," kata Provadel usai laga seperti dikutip dari laman resmi UEFA, Rabu (20/9/2023).

Load More