Seorang siswa laki-laki Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Cilacap mengalami perundungan atau bullying yang dilakukan oleh teman satu sekolahnya.
Korban dan pelaku merupakan siswa SMP Negeri 2 Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Korban berinisial FF merupakan siswa kelas 8 sementara pelaku berinisial MK kakak kelas korban.
Pelaku telah menendang, memukul, menendang, menginjak, dan menyeret korban. FF tampak tidak mampu melawan karena tubuhnya yang lebih kecil dari MK.
Lantas, seperti apa kondisi terkini korban bullying Cilacap?
Dirawat di Rumah Sakit
Akibat kekerasan yang dilakukan MK, korban kini dirujuk ke RSUD Margono Soekarjo untuk mendapatkan perawatan intensif pada Kamis (28/9/2023).
Sebelumnya, ada isu yang mengatakan bahwa korban meninggal dunia. Namun, kabar hoaks itu sudah dibantah oleh akun tiktok @bayu_karta yang diunggah pada Rabu (27/9/2023).
"FF masih sehat berita tentang meninggalnya FF itu hoax," tulis akun tersebut.
Luka Lebam
Baca Juga: Beri Lampu Hijau? Reza Artamevia Tanggapi Kabar Kedekatan Aaliyah Massaid dengan Thariq Halilintar
Saat ini, korban masih menjalani visum karena terdapat beberapa luka lebam pada wajah, memar pada perut dan bahu kanan.
Patah Tulang Rusuk
Hasil MRI memperlihatkan bahwa korban mengalami luka dalam yang cukup serius. Korban mengalami patah tulang rusuk ke-5 dan abses urat syaraf leher.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Fannki Ani Sugiharto.
Aksi pembullyan FF tersebut viral di media sosial. Video yang berdurasi 4 menit 15 detik itu memperlihatkan beberapa remaja SMP yang melakukan penganiayaan pada salah satu adik kelasnya, yakni korban FF.
Dalam video yang beredar, tampak FF mendapatkan sejumlah pukulan, seretan, hingga diinjak berulang kali oleh MK. Sementara siswa lainnya tidak berani melerai karena diancam oleh pelaku apabila membela korban. 38 pukulan dan tendangan yang mengarah ke bagian perut FF pun membuatnya tak berdaya.
Setelah menerima laporan dari kakak korban, polisi langsung menangkap pelaku berinisial MK dirumahnya di wilayah Kecamatan Cimanggu.Tak sedikit warga yang ikut serta dan menyoraki pelaku saat proses penangkapan tersebut.
Polisi mengamankan MK yang diduga merupakan kakak kelas korban. Siswa kelas 9 itu menganiaya adik kelasnya FF hingga videonya viral di sosial media. Akibat dari perbuatannya itu, korban mengalami beberapa luka lebam di tubuhnya.
Saat ini MK telah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Mapolresta Cilacap. Mengenai proses hukum yang akan dijalankan, tetap berpedoman pada UU sistem peradilan anak. Pihak kepolisian juga akan melakukan berbagai upaya premtif dan preventif khususnya kepada pihak sekolah.
Berita Terkait
-
Gara-gara Kasus Bully Pelajar di Cilacap, Sekolah Ini Jadi Korban Salah Sasaran Serangan Netizen
-
Identitas MK Pelaku Bullying di Cilacap, Ternyata Sudah 4 Kali Pindah Sekolah
-
Tiara Andini Murka Lihat Kelakukan Pelaku Bullying Pelajar Cilacap Sampai Berkata Kasar
-
Motif Pelaku Bully di Cilacap Berawal dari Hal Sepele, Berhubungan dengan Geng SMP
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih