Natanael Siringoringo, pemain dari Timnas Indonesia yang saat ini bermain untuk Kelantan FC di Malaysia, tengah berada dalam situasi sulit. Pasalnya, ia menghadapi persoalan gaji yang belum juga dibayar oleh klubnya.
Informasi ini diungkapkan oleh 2Touch International, agen dari Natanael, melalui akun Instagram mereka @/2touchinternational. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa Natanael akan segera meninggalkan Kelantan FC.
Tak sampai di situ, pihak agen juga menyatakan berniat untuk menyeret klub Kelantan FC ke meja hijau karena tak kunjung membayarkan gaji Natanael.
"Natanael dipastikan akan meninggalkan Kelantan FC dalam waktu dekat. Kami sudah mengirimkan pengacara untuk memproses hukum terhadap Kelantan FC karena gaji Natanael tidak dibayar," bunyi keterangan dari unggahan tersebut.
Diketahui, eks pemain Timnas Indonesia U-23 tersebut sekarang ini tengah dalam pembicaraan dengan beberapa klub dari Malaysia, Thailand, hingga Singapura. Terlebih status Natanael sekarang adalah pemain bebas transfer.
Profil Singkat Natanael Siringoringo
Karier Natanael di dunia sepak bola dimulai pada 2019 saat ia bergabung dengan PSMS Medan di Liga 2. Sebelum bermain sepak bola, Natanael dikenal di dunia futsal, di mana ia pernah bermain untuk SFR FC Binjai di Liga Profesional Futsal (Pro Futsal League) pada 2018.
Kemampuannya dalam futsal membuat Kensuke Takahashi, pelatih timnas futsal Indonesia, mengajaknya untuk seleksi di timnas futsal Indonesia U-20.
Tak lama kemudian, karier sepak bolanya mengalami lonjakan ketika ia mendapat kesempatan untuk seleksi di timnas Indonesia U-23. Sayang, Natanael tidak berhasil menembus skuad Garuda Muda.
Baca Juga: Setelah Shin Tae-yong, Kini Giliran Indra Sjafri yang Disemprot Bung Towel
Meski tidak berhasil masuk dalam skuad SEA Games 2019, Natanael mendapatkan panggilan kedua, yakni dari Shin Tae-yong, untuk seleksi di Jakarta. TC tersebut sebetulnya sudah dimulai sejak Desember tahun lalu. Kemudian sempat dilanjutkan pada Februari 2021.
Natanael kemudian pindah dari Sulut United dan bergabung dengan Kelantan FC pada 2021. Performanya yang impresif saat debutnya dengan klub Malaysia tersebut membuatnya mendapatkan kontrak perpanjangan selama tiga tahun mulai Maret 2021.
Berita Terkait
-
Setelah Shin Tae-yong, Kini Giliran Indra Sjafri yang Disemprot Bung Towel
-
Bukan Cuma Mimpi, Jordi Amat Tegaskan Timnas Indonesia Punya Potensi Lolos ke Piala Dunia
-
Jordi Amat Berambisi Bawa Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA
-
Sempat Cedera, Sandy Walsh Kini Siap Tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Resmi Menjadi Sponsor Timnas Indonesia, Sinar Mas Ungkap Merasa Bangga
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!
-
IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir
-
Tragedi Carok di Kebun Sengon: Duel Berdarah Dua Saudara di Lumajang, Satu Tewas Usai Pulang Ngarit
-
Melahirkan Atlet Kelas Dunia, Kawasan Candali Bogor Bakal Dilengkapi Sekolah SD Hingga Universitas
-
Penataan Sumbu Filosofi Yogyakarta Meluas, Panggung Krapyak hingga Eks ABA Direvitalisasi
-
Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti
-
Fenomena Earphone Kabel di Kalangan Gen Z, Fashion Statement ala Y2K?
-
Bahlil Minta KKKS Segera Beri PI ke Kaltim, Ingatkan Bisnis Hulu Migas Tak Dimonopoli
-
Terungkap! Dana MBG Rp12 Triliun Mengendap di Rekening Yayasan, Stranas PK: Rawan Korupsi
-
300 Barang Hasil Tindak Pidana Laku Dilelang, Hampir Rp1 Triliun Masuk Kas Negara