Manajer Manchester United, Erik ten Hag mengaku frustrasi setelah timnya dipermalukan 0-1 di kandang sendiri oleh Crystal Palace dalam laga pekan ketujuh Liga Inggris di Old Trafford, Sabtu (30/9) malam WIB.
Gol tunggal bek Crystal Palace Joachim Andersen pada menit ke-25 membuat Manchester United merasakan kekalahan keempatnya dari tujuh laga di Liga Inggris musim ini, setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Tottenham Hotspur (0-2), Arsenal (1-3), dan Brighton (1-3).
Torehan ini juga membuat Manchester United mengukir rekor miris. Dengan empat kekalahan dari tujuh laga awal, ini merupakan rekor terburuk Manchester United sepanjang sejarah Liga Inggris era Premier League.
“Ini awal yang buruk. Kami harus mengejar ketertinggalan dan berbuat lebih baik. Ini belum cukup baik. Tentu saja, ini membuat frustrasi semua orang, terutama para penggemar. Ini juga membuat kami frustrasi, para pemain dan saya,” kata Ten Hag seperti dilansir dari laman resmi klub, Minggu (1/10/2023).
Pada laga itu, Manchester United sejatinya mendominasi penuh pertandingan lewat 75 persen penguasaan bola dan 18 tendangan yang empat di antaranya tepat sasaran, demikian dilansir dari Livescore.
Sementara Palace, hanya memiliki 25 persen penguasaan bola dan melesatkan delapan tendangan yang dua di antaranya adalah tendangan tepat sasaran.
Hal ini membuat Ten Hag cukup frustrasi karena timnya kembali gagal mendulang kemenangan melawan tim sama yang baru saja dikalahkan pada ajang Piala Liga Inggris dengan skor 3-0 di Old Trafford pada Rabu (27/9).
“Ini sebenarnya cukup sederhana. Kami hanya kebobolan tiga peluang sepanjang pertandingan, tiga dari set-play. Tujuan mereka, pertama-tama, adalah tendangan bebas. Anda harus lebih terkontrol, tidak perlu melakukan pelanggaran di sana,” jelas Ten Hag.
“Kami sering kali nyaris mencetak gol dan kemudian Anda harus klinis, konsentrasi, dan tajam. Incarlah gol. Kami memiliki kemampuan untuk mencetak gol,” sambung eks pelatih FC Utrecht dan Ajax itu.
Lebih lanjut, pelatih asal Belanda itu ingin Setan Merah langsung bangkit saat menjamu tim elite Turki, Galatasaray dalam lanjutan Liga Champions 2023/2024 di Old Trafford pada Rabu (4/10) dini hari WIB.
“Kami tidak bisa mengubahnya lagi. Yang bisa kami ubah hanyalah masa depan dan itulah pertandingan pada Selasa (waktu setempat),” tegas Ten Hag.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Gawat, 3 Pemain Manchester United Dipastikan Absen Lawan West Ham United
-
Terpopuler: Cara Cek BPJS PBI Aktif atau Tidak, 5 Bedak yang Awet 12 Jam
-
Cetak Dua Gol, Donyell Malen Pahlawan Kemenangan AS Roma atas Cagliari
-
Emil Audero Tampil Gemilang, Cremonese Tetap Kalah 1-2 dari Atalanta
-
Ammar Zoni Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Minta Keringanan Kasus Narkoba
-
BGN Paparkan Mekanisme Pelaksanaan MBG Selama Ramadan
-
Irwan Chandra Kini Jadi Penginjil, Punya Misi Rangkul Jemaah yang Patah Hati
-
Obsesi Kekuasaan dan Keserakahan Manusia atas Alam dalam Novel Aroma Karsa
-
Aturan Baru Free Float Saham Saat IPO, Kapitalisasi Pasar Disorot
-
Zack Lee Bongkar Rahasia Kompak Asuh Anak Bareng Nafa Urbach