Grasi menjadi satu-satunya cara hukuman Jessica Wongso bisa dipangkas. Bahkan, Jessica bisa saja bebas jika Presiden menerima grasi yang diajukannya.
Hotman Paris juga pernah menyarankan agar Jessica Wongso mengajukan grasi kepada Presiden supaya terbebas dari hukuman 20 tahun penjara.
Sebelum Hotman Paris menyarankannya, Jessica ternyata pernah ditawari untuk mengajukan grasi oleh kuasa hukumnya, Otto Hasibuan.
Kendati demikian, Otto Hasibuan juga tidak sepenuhnya setuju dengan opsi grasi tersebut.
"Tiga tahun yang lalu saya bicara dengan Jessica. Dengan hati-hati saya katakan musti saya enggak setuju, tapi saya tanya Jessica seadainya saya bisa yakinkan Presiden atau otoritias yang lain agar kamu bisa dibabaskan dengan grasi? mau enggak? lalu dia tanya sayaratnya apa?" ujar Otto dalam wawancara bersama Karni Ilyas, Kamis (6/10/2023).
"Syaratnya kau harus mengaku meminta ampun," imbuhnya.
Jessica Wongso langsung menolak mengajukan grasi karena usai mendengar syarat bahwa ia diminta mengaku membunuh Wayan Mirna Salihin.
"Dia bilang om maaf saya enggak mau minta ampun, saya enggak mau mengakui perbuatan yang tak pernah saya lakukan," ujar Otto menyampaikan pernyataan Jessica kala itu.
Beberapa hari sebelum diwawancara, Otto Hasibuan kembali mendatangi Jessica dan menawarkan kembali untuk mengajukan grasi. Namun, Jessica tetap kukuh. Ia memilih untuk menderita di penjara.
Baca Juga: Viral Wanita Tewas Dianiaya Anak Anggota DPR, Hotman Paris Siap Beri Bantuan Hukum
"Lima hari yang lalu atau tiga hari yang lalu, saya bilang kamu mungkin menderita di penjara masih ada bertahun-tahun, saya tanya kedua kali," ujar Otto.
"Dia bilang, om jangan tanya lagi biar saya di sini [penjara] sampai 10 tahun mau seumur hidup kalau om minta saya mengakui perbuatan yang tidak saya lakukan, saya tidak mau," tandas Otto.
Berita Terkait
-
Ngotot Jessica Tak Bersalah, Otto Hasibuan Ternyata Punya Bukti Banyak Tapi Tak Didengar
-
Pesan Kembaran Wayan Mirna Salihin untuk Penonton Film Ice Cold: Please...
-
Otto Hasibuan Ungkap Tak Ditemukan Racun di Jenazah Mirna: Sianida hanya di Gelas
-
Otto Hasibuan Ungkap Tak Ditemukan Sianida dalam Hati dan Urine Mirna Salihin, Ahli: Ada yang Nyuntik Usai Meninggal
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual
-
Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal
-
9 Potret Fasilitas Pendopo Tulungo Milik Soimah, Harga Sewanya Segini?
-
3 Serum Kakadu Plum dengan Kandungan Vitamin C Tinggi untuk Kulit Lebih Cerah
-
Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Kelar, DPR ke KNKT: Kok Lama? Ini kan Bukan Pesawat Meledak!
-
Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen
-
Polda Metro Jaya Mulai Usut Laporan Dugaan Gelar Palsu Menkes Budi Gunadi Sadikin
-
Tayang Mei 2026, Ra Mi Ran Bintangi Film Fantasi Adaptasi Novel Jepang
-
Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini
-
Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara