SUARA DENPASAR - Persib Bandung akhirnya pecah telur kemenangan. Setelah gagal meraih tiga poin pada tiga laga pembuka Liga 1 musim ini, akhirnya Maung Bandung meraih poin penuh pada pekan keempat.
Persib Bandung melumpuhkan tamunya PSIS Semarang dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang berlangsung menegangkan di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung, Sabtu sore (13/8/2022).
Sebelumnya, Persib hanya bermain imbang 2-2 lawan Bhayangkara FC, kalah 1-3 dari Madura United dan dilumat Borneo FC 1-4. Hasil buruk yang mengakibatkan pelatih Robert “Rene” Albert harus mengundurkan diri.
Tensi pertandingan di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) berlangsung cukup tinggi. Khususnya di menit-menit krusial.
Pertandingan berhasil dimenangkan oleh Persib Bandung dengan skor 2-1.
Skor dalam layar kaca Indosiar yang menayangkan jalanya laga secara live sempat berubah menjadi 2-2.
Pasalnya Pemain PSIS Semarang berhasil menyamakan kedudukan menjadi imbang.
Sayangnya, gol melalui lemparan ke dalam atau throw ini Alfeandra Dewangga dianulir oleh wasit Totok Friyanto asal Manado.
Laskar Mahesa Jenar yang telah merayakan gol Dewangga itu berubah melayangkan protes.
Wasit yang belum memberikan keputusan terlihat lebih dulu melakukan komunikasi dengan para asisten wasit.
Pada akhirnya, Gol lemparan ke dalam Dewangga hanya menghasilkan tendangan gawang bagi kiper Made Wirawan.
Baca Juga: Klasemen Terbaru Liga 1 2022 usai Persib Bandung dan PSS Sleman Raih Kemenangan Perdana
Hingga Pluit tanda akhir laga ditiup sang wasit, anak Asuh Sergio Alexandre masih melayangkan protes.
Netizen ramai-ramai memberikan komentar atas Korea akhir yang membuat Persib Bandung unggul dari PSIS Semarang.
Bahkan netizen menyebut gol yang dianulir wasit sebagai salah satu karma PSIS Semarang.
Pasalnya, di laga sebelumnya, PSIS Semarang unggul dari PS Barito Putera dinilai banyak drama.
Yakni Drama atas Diving yang dilakukan Taisei Marukawa dan Alfeandra Dewangga.
“Karma,” kata @aitnour**
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa