/
Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:50 WIB
Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Made Teja Dwi Permana mengamankan jambret spesialis wisatawan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh anggotanya (SUARA DENPASAR)

SUARA DENPASAR - Tindakan tegas akhirnya diambil personel Mapolsek Denpasar Selatan. Seorang jambret spesialis wisatawan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi, setelah mencoba Melawan saat ditangkap.

Pria bernama Rohmat tersebut diburu polisi karena menjambret di sejumlah tempat wisata di Bali. Termasuk di Sanur, Denpasar.

Perburuan terhadap Rohmat berawal dari peristiwa yang terjadi pada Selasa, 9 Agustus 2022 lalu.

Ketika itu korban bernama  Noemie Chloe Sancelme, seorang warga negara Perancis hendaknya meninggalkan villa tempatnya menginap di Sanur.

Ketika itu dia menggunakan sepeda gayung hendak ke pantai Mertasari. Barang-barang berharga korban diletakan di keranjang depan.

“Saat melewati jalan Danau Poso belok kanan ke  jalan Sekar Waru, ada seorang pengendara yg tidak  dikenal dari arah belakang menghampiri korban lalu mengambil tas miliknya yg ditaruh di keranjang depan,” kata Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Made Teja Dwi Permana, SH., S.I.K, Senin (15/8).

Awalnya korban berusaha mengejar pelaku. Tapi tidak terkejar karena pelaku menggunakan sepeda motor. Korban lalu melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Denpasar Selatan.

Dari pengumpulan bukti dan keterangan, polisi akhirnya dapat mengidentifikasi kendaraan yang digunakan pelaku. Hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap pada Sabtu, 13 Agustus lalu.

“Selanjutnya tim opsnal melakukan penyelidikan di daerah jalan Diponegoro, Sesetan dan mengamankan pelaku.

Baca Juga: Cari Jambret, Aparat Gabungan Obok-obok Jalan Legian, Popies hingga Pantai Kuta

“Selanjutnya dilakukan pengembangan guna mencari barang bukti. Namun saat pengembangan pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga dilakukan tembakan tegas terukur,” ucap Made Teja.

Setelah didapatkan barang bukti, pelaku dibawa ke mako Densel untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil interogasi diketahui setelah pelaku berhasil mengambil barang milik korban, barang berupa pakaian dan kartu kredit milik korban dibuang pelaku di hutan mangrove Benoa.

Sedangkan tas, kacamata dan uang tunai milik korban dibawa pelaku.
“Pelaku juga mengakui tiga bulan yang lalu pernah melakukan jambret di Jalan Pengembak-Sanur,” ucap Made Teja. ***

Load More