SUARA DENPASAR - Tindakan tegas akhirnya diambil personel Mapolsek Denpasar Selatan. Seorang jambret spesialis wisatawan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi, setelah mencoba Melawan saat ditangkap.
Pria bernama Rohmat tersebut diburu polisi karena menjambret di sejumlah tempat wisata di Bali. Termasuk di Sanur, Denpasar.
Perburuan terhadap Rohmat berawal dari peristiwa yang terjadi pada Selasa, 9 Agustus 2022 lalu.
Ketika itu korban bernama Noemie Chloe Sancelme, seorang warga negara Perancis hendaknya meninggalkan villa tempatnya menginap di Sanur.
Ketika itu dia menggunakan sepeda gayung hendak ke pantai Mertasari. Barang-barang berharga korban diletakan di keranjang depan.
“Saat melewati jalan Danau Poso belok kanan ke jalan Sekar Waru, ada seorang pengendara yg tidak dikenal dari arah belakang menghampiri korban lalu mengambil tas miliknya yg ditaruh di keranjang depan,” kata Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Made Teja Dwi Permana, SH., S.I.K, Senin (15/8).
Awalnya korban berusaha mengejar pelaku. Tapi tidak terkejar karena pelaku menggunakan sepeda motor. Korban lalu melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Denpasar Selatan.
Dari pengumpulan bukti dan keterangan, polisi akhirnya dapat mengidentifikasi kendaraan yang digunakan pelaku. Hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap pada Sabtu, 13 Agustus lalu.
“Selanjutnya tim opsnal melakukan penyelidikan di daerah jalan Diponegoro, Sesetan dan mengamankan pelaku.
Baca Juga: Cari Jambret, Aparat Gabungan Obok-obok Jalan Legian, Popies hingga Pantai Kuta
“Selanjutnya dilakukan pengembangan guna mencari barang bukti. Namun saat pengembangan pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga dilakukan tembakan tegas terukur,” ucap Made Teja.
Setelah didapatkan barang bukti, pelaku dibawa ke mako Densel untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil interogasi diketahui setelah pelaku berhasil mengambil barang milik korban, barang berupa pakaian dan kartu kredit milik korban dibuang pelaku di hutan mangrove Benoa.
Sedangkan tas, kacamata dan uang tunai milik korban dibawa pelaku.
“Pelaku juga mengakui tiga bulan yang lalu pernah melakukan jambret di Jalan Pengembak-Sanur,” ucap Made Teja. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo