SUARA DENPASAR - Aparat gabungan Polresta Denpasar, aparat TNI dari Kodim 1611/Badung hingga pecalang mengobok-obok Jalan Legian, Jalan Popies hingga Pantai Kuta, Sabtu (13/8/2022) malam. Mereka mencari jambret yang meresahkan banyak wisatawan.
Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas didampingi Dandim 1611/Badung Kolonel Inf Dody Triyo, patroli gabungan tersebut melibatkan 79 personel gabungan TNI-Polri bersama pecalang dari dua desa adat di Kecamatan Kuta. Mereka menyasar wilayah sepanjang Jalan Legian, Popies 1 dan 2 serta Jalan Pantai Kuta.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugoo Pamungkas mengatakan, hal ini merupakan tindak lanjut dari kejadian kriminal sebelumnya.
"Ini juga bentuk sinergitas TNI-Polri dalam mengamankan wilayah sehingga kejadian seperti kemarin (jambret) tidak terjadi kembali," katanya.
Apalagi, saat ini Bali akan digelar KTT G-20, maka pihaknya harus mengamankan dan menciptakan situasi Kamtibmas yang landai.
"Hal itu agar kepercayaan dunia luar dalam mengadakan G-20 terlaksana," ucap Kombes Pol Bambang.
Dandim 1611 Badung, Inf Dody Triyo menambahkan, patroli gabungan ini sebagai antisipasi terhadap sejumlah peristiwa kejahatan jalanan di wilayah Kuta yang dikenal sebagai kampung turis.
"Kami Kodim 1611 Badung selalu mendukung upaya kepolisian untuk mengamankan dan menertibkan masyarakat di wilayah Kuta yang sempat beberapa waktu lalu terjadi hal-hal yang kurang baik," ujarnya.
Dandim menjelaskan bahwa selama ini sudah menyampaikan jajaran apabila melihat pelaku kejahatan jalanan segera ditangkap dan diserahkan kepada kepolisian.
Baca Juga: Sedang Tidur Pulas, Rofiki dan Sapri Ditangkap gegara Curi Genset di Tumbak Bayuh, Mengwi
Dirinya juga mengimbau dan mengajak masyarakat untuk peduli, jika ada kriminal yang kecil dibiarkan nanti akan berkembang menjadi yang besar. Jadi tidak boleh berkembang sehingga wilayahnya aman dari kriminalitas.
Razia yang berlangsung beberapa jam ini tidak ditemukan adanya orang yang dicurigai sebagai pelaku kejahatan jalanan. (MNP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara