Inspektur Investigasi Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek, Lindung Saut Maruli Sirait menyampaikan beberada hal terkait tertagkapnya geng Rektor Unila Prof Karomani. Dia mengatakan, transparansi dan akuntabilits semua jalur penerimaan mahasiswa baru termasuk jalur mandiri harus menjadi prinsip yang dipegang teguh bagi semua pimpinan perguruan tinggi negeri.
“Ini adalah salah satu titik rawan yang sangat perlu diperbaiki,” katanya.
Dia mengatakan, penyelenggaraan dan pengelolaan perguruan tinggi harus bebas dari yang bersifat koruptif. Karena jika masih ada hal-hal yang koruptif ini, maka tujuan penyelengaraan perguruan tinggi untuk melahirkan generasi hebat yaitu yang memiliki inteletual tinggi dan karakter yang baik tidak akan tercapai.
“Bahkan (perilaku korupsi di perguruan tinggi) akan mendowngrade semuanya,” kata Lindung Sirait.
Sebagai Langkah atas kasus tangkap tangan Rektor Unila dalam suap penerimaan mahasiswa baru dari jalur mandiri, Kemendikbudristek akan melakukan evaluasi. Terutama masalah akuntabilitas dan transparansi yang belum maksimal.
“Kami akan melakukan evaluasi kajian bagaimana tata kelola semua yang terjadi selama ini. Kami akan segera melakukan evaluasi agar hal ini tidak terulang,” jelasnya.
Diketahui, dalam perkara tangkap tangan ini, Nurul Gufron menegaskan sudah menetapkan empat tersangka. Yakni Rektor Unila Prof Karomani; Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. Heryandi, S.H.,M.S; Ketua Senat Unila Dr. Muhammad Basri, dan pemberi suap, Adi Desfiandi. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif
-
Lawan Vonis 5 Tahun, Mbak Ita Ajukan PK: Tak Nikmati Korupsi, Semua Untuk Rakyat!
-
Burnley Resmi Degradasi, Scott Parker Sebut Tim Sudah Berikan Segalanya
-
RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar
-
Ekonomi Digital RI Diramal Bakal Cerah, Investasi Data Center Melejit Gila-gilaan!
-
Tok! Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Peredaran Narkoba dalam Rutan
-
Burhanuddin Muhtadi Sebut Regenerasi Parpol Gridlock: Bukan Lagi Macet, Tapi Buntu Total
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Purbaya Tak Tahu Sumber Anggaran untuk Gaji Manajer Kopdes Merah Putih
-
Investasi Saham RI, AS, Kripto, hingga Reksa Dana Kini Bisa Diakses dari Satu Aplikasi