Suara Denpasar - Vincenzo Alberto Annese yang dikabarkan bakal melatih PSIS Semarang statusnya tanpa klub. Dia tanpa klub bukan karena prestasinya buruk, akan tetapi karena mundur.
Annese saat itu melatih klub asal India, Gokulam Kerala FC. Prestasinya tak nanggung-nanggung, dia membawanya meraih juara dua kali beruntun.
Namun, pada awal Juni 2022, dia memutuskan mundur dari jabatan pelatih kepala. Hal tersebut dia sampaikan melalui akun instagram pribadinya @vincenzoalbertoannese.
"Saya ingin berterima kasih kepada Presiden dan CEO, semua staf dan pemain saya yang bekerja bersama saya siang dan malam dalam 2 tahun yang menakjubkan ini," tulis sang pelatih.
Annese bukan pelatih sembarangan. Pria berpaspor Italia ini pernah menjadi pelatih kepala di kompetisi level tertinggi di berbagai negara.
Dia pernah menjadi pelatih di liga tertinggi Latvia, Estonia, Ghana, Palestina, Kosovo hingga Armenia. Kemudian pada 2018 lalu sempat melatih PSIS Semarang.
Bersama Kerala FC, dia mencatatkan beragam prestasi membanggakan. Pertama yaitu rekor sejarah 21 pertandingan tak terkalahkan. Kemudian meraih dua trofi Liga berturut-turut dan berhak mewakili India di Piala AFC.
Dia memutuskan mundur karena ingin mencari tantangan baru, di klub lain. "Sekarang saya menantikan tantangan baru dan menjelajahi peluang baru yang bisa di India atau di negara lain," kata dia.
Rumor ke PSIS Semarang
Baca Juga: Kapolri Ancam Copot, Polisi di Bali Tangkap Pengepul Togel dengan Barang Bukti Rp178 Ribu
Rumor Annese ke PSIS Semarang santer terdengan. Musababnya, saat ini PSIS membutuhkan pelatih anyar usai Sergio Alexandre didepak.
Rumor semakin kencang ketika Annese mengunggah cerita di instagram sedang menuju ke Indonesia. Dia akan sampai di Jakarta pada Rabu 31 Agustus 2022 besok.
Sebagaimana diketahui, PSIS saat ini berada dalam tekanan pendukungnya. Mereka menjalani awal liga dengan start yang buruk.
Pada laga terakhir, Laskar Mahesa Jenar kalah dari Dewa United dengan skor 1-2. PSIS kini bertengger di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan raihan tujuh poin dari 7 pertandingan.
Catatan buruk itu berujung pemutusan kontrak Sergio Alexandre. Usai dipecatnya pelatih asal Brasil itu, pendukung PSIS menyuarakan satu nama tak asing, Vincenzo Alberto Annese.
Tak Asing dengan PSIS
Annese pernah menjadi pelatih PSIS pada musim 2018 silam. Namun dia didepak sebelum musim berakhir.
Annese saat itu dinilai gagal mengangkat performa tim. Sebab, PSIS berkutat di zona degradasi hingga putaran kedua Liga 1 2018.
Usai meninggalkan PSIS, dia kemudian ke kawasan Amerika Tengah hingga kemudian dikontrak klub kasta tertinggi Liga India, Gokulam Kerala FC.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Urus Ekspor RI Tahun Depan, Bagaimana Nasib Bea Cukai?
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI
-
Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar
-
Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Ketika Masyarakat Apatis, Siapa yang Mengawasi Kebijakan Negara?
-
BRI Umumkan Buyback Saham di Tengah Gejolak Pasar, Fokus Tingkatkan Nilai Pemegang Saham
-
Nilai Saham Dinilai Belum Wajar, BRI Lakukan Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar
-
5 Pilihan Sleeping Mask Remaja: Kunci Kulit Lembap, Cerah, dan Sehat