Suara Denpasar - LPSK atau Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban meragukan temuan Komnas HAM soal dugaan pelecehan kepada Putri Candrawathi di Magelang. Setidaknya ada 4 kerguan dari LPSK terkait temuan Komnas HAM ini.
Sebagaimana diketahui, Komnas HAM menduga adanya pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J kepada Istri Ferdy Sambo saat di Magelang. Mereka meminta kepolisian menyelidiki temuan tersebut.
Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi menyebut terkait temuan Komnas HAM itu ada sejumlah kejanggalan. Berikut adalah rinciannya.
1. Ada Kuat Ma'ruf
Kejanggalan pertama menurut LPSK adalah saat itu ada Kuat Ma'ruf dan Susi yang merupakan asisten rumah tangga Putri dan Sambo. Menurutnya, kecil kemungkinan pelecehan terjadi.
“Kalaupun terjadi peristiwa, kan si ibu PC masih bisa teriak,” kata Edwin, dikutip dari Suara.com, Senin (5/9/2022).
2. Relasi Kuasa
Dia menambahkan kejanggalan lain adalah terkait relasi kuasa. Menurutnya, dari konteks ini tidak terpenuhi lantaran Brigadir J merupakan anak buah dari Ferdy Sambo. Sementara Putri adalah istri dari atasannya.
“PC adalah istri jendral. Ini dua hal yang biasanya terpenuhi dalam kasus kekerasan seksual. Pertama relasi kuasa, kedua pelaku memastikan tidak ada saksi,” jelasnya.
3. Putri dan Brigadir Joshua berhadapan langsung
Edwin menambahkan dugaan pelecehan seksual ini tidak logis. Sebab, tidak mungkin korban pelecahan mau berhadapan langsung dengan pelaku pelecehan, sementara pelecehan itu baru saja terjadi.
“PC masih bertanya kepada RR ketika itu di mana Yoshua, jadi agak aneh orang yang melakukan kekerasan seksual tapi korban masih tanya di mana Yoshua,” tuturnya.
Dia mengatakan Yoshua di hadapkan kepada Putri pada tanggal 7 di Magelang. Menurutnya aneh seorang korban mau bertemu dengan pelaku kekerasan seksualnya.
"Apalagi misalnya pemerkosaan atau pencabulan. Yang lain itu Yoshua sejak tanggal 7 sampai tanggal 8 sejak dari Magelang sampai Jakarta masih satu rumah dengan PC,” imbuhnya.
4. Putri seakan baik-baik saja
Kejanggalan lainnya yaitu Putri seakan “baik-baik” saja saat terus berhadapan dengan J. Korban yang punya lebih kuasa masih bisa tinggal satu rumah dengan terduga pelaku.
"Ini juga ganjil, janggal. Lain lagi J masih dibawa oleh ibu PC ke rumah Saguling. Kan dari Magelang ke rumah Saguling,” imbuh dia.
Diberitakan sebelumnya, dalam kasus pembunuhan Brigadi J, Polri menetapkan 5 orang tersangka. Para tersangka tersebut termasuk pasangan Sambo-Putri. (Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
-
Tuai Kecaman, Pemprov Kaltim Anggarkan Rp73 Juta untuk Tenaga Ahli Naskah Pidato
-
Malam Ramadan, Dua Pria Tanpa Busana Digerebek di Rumah Kontrakan Pekanbaru
-
4 Padu Padan Outerwear ala Cho Han Gyeol, OOTD Makin Sat Set Tanpa Ribet!
-
Seni Memilah Prioritas di Buku Mencari Intisari Karya Sherly Annavita
-
Belajar Mengelola Emosi dari Dalam Diri Lewat Film Inside Out 2
-
H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang
-
Takjil Unik Khas Bali: Bubur Injin Kudapan Lezat Cocok untuk Buka Puasa
-
Daftar Tempat Penukaran Uang Baru di Karawang untuk Lebaran 2026, Ini Jadwalnya
-
Studi Global: Kedekatan dengan Hewan Bantu Anak Perempuan Lebih Kreatif dan Percaya Diri