Suara Denpasar - AKP Irfan Widyanto merupakan lulusan terbaik Akpol atau akademi kepolisian 2010. Namun siapa sangka, nasibnya kini berputar 360 derajat. Dia terancam pecat setelah ditetapkan sebagai tersangka perintangan penyidikan.
Irfan sebelumnya menjabat sebagai Kasub Unit I Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri. Dia kemudian dicopot dan dimutasi ke Yanma Polri pada 22 Agustus 2022.
Timsus Polri merinci Irfan berperan mengganti "digital voice recorder" (DVR) CCTV di TKP Duren Tiga.
Irfan merupakan lulusan Akpol 2010 dan prestasinya mentereng. Tahun itu dia memperoleh penghargaan Adhi Makayasa. Penghargaan tahunan ini memang diberikan kepada lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan Kepolisian.
Ada tiga aspek yang dinilai dalam penghargaan ini yaitu akademis, jasmani, dan kepribadian (mental) secara seimbang.
Irfan Widyanto lahir di Bogor, Jawa Barat pada 20 Agustus 1986. Dia mengawali karir sebagai kepala SPKT di Polrestabes Bandung.
Setelah itu, Irfan sempat menjabat Kasubnit Narkoba dan Kasubnit Jatanras Polrestabes Bandung.
Karirnya naik dan menjabar Panit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jabar. Hingga akhirnya jabatan terakhirnya adalah Kasub Unit I Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.
Kini, nasibnya akan ditentukan dalam sidang etik yang akan digelar Polri. Dia terancam ptdh atau pemberhentian dengan tidak hormat.
Hari ini, Rabu 7 September 2022, Irfan diperiksa oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dalam kaitannya penghalangan penyidikan pasca meninggalnya Brigadir J.
"AKP IW (diperiksa) Dittipidsiber Bareskrim Polri pada pukul 13.00 WIB," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol. Nurul Azizah di Mabes Polri, Jakarta, Rabu.
Selai dia, penyidik juga memeriksa mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo."Tim penyidik melakukan pemeriksaan sebagai tersangka kepada IJP FS di Mako Brimob Kelapa Dua Depok pukul 11.00 WIB," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Garmin Venu X1 French Gray Resmi Meluncur di Indonesia, Smartwatch Tertipis 7,9 mm
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
143 Juta Orang Diprediksi Mudik, Menhub: Jawa Barat Jadi Titik Fokus
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
Dari Hangout ke Syuting, Begini Cara Cassandra Lee Pilih Parfum Sesuai Mood
-
Samsung Galaxy A07 5G Resmi Rilis di Indonesia: HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 6000mAh dan Fitur AI
-
Penjelasan Ending The Art of Sarah, Siapa Sebenarnya Sarah Kim?
-
Bupati Afni Protes Dana Transfer ke Daerah Siak Dipangkas 50 Persen