Ketujuh orang ini dijerat menggunakan Pasal 32 dan Pasal 33 UU ITE, Pasal 221, Pasal 223 KUHP, Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Ketujuhnya terancam hukuman 10 tahun penjara.
Sosok Kombes Agus Nurpatria
Kombes Pol Agus Nurpatria merupakan lulusan Akpol 1997. Karier kepolisiannya dimulai dari Pamapta Polres Metro Tangerang, Kanit Jatanras Sat Reserse Polres Metro Tangerang (1999-2001), Kapolsek Metro Sepatan Polres Metro Tangerang (2002-2003). Juga Kanit IV Sat Intelkam Polres Metri Tangerang pada 2003, dia kemudian melanjutkan pendidikan di PTIK sampai tahun 2005.
Suami dari Diah Ayu Anggraeni itu juga pernah berdinas di Kalimantan Selatan hingga tahun 2015. Dia menjadi Kapolres Subang pada 2015. Lanjut sebagai Pamen Divpropam Mabes Polri pada 2016, dan menjabat Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri sampai 2019.
Lebih lanjut, Agus menjadi Kabid Propam Polda Banten pada 2019. Lalu dimutasi menjadi Kabid Propam Polda Kepri pada 2020. Pada 2021, dia menjadi Kaden A Ropaminal Divpropam Polri. Saat itu, Ferdy Sambo sudah menjadi Kadiv Propam sejak 2021.
Sejak Kombes Agus Nurpatria dicopot dari jabatannya pada 4 Agustus 2022 setelah terungkap bahwa kematian Brigadir Joshua karena pembunuhan berencana yang diotaki Ferdy Sambo.
Profil Kombes Pol Agus Nurpatria:
Nama: Agus Nurpatria
Tempat, tanggal lahir: Bogor, 6 Agustus 1974
Baca Juga: Sosok AKP Irfan Widyanto, Peraih Adhi Mekayasa 2010 yang Terancam Pecat
Pendidikan Umum:
- SDN Babelan Kota, Babelan, Bekasi (1987)
- SMPN Cijeruk, Bogor (1990)
- SMA Taruna Nusantara, Magelang (1993)
Pendidikan Kepolisian
- Akpol 1997
Karier Kepolisian
- Pamapta Polres Metro Tangerang (1998)
- Kanit Jatanras Sat Reserse Polres Metro Tangerang (1999-2001)
- Kapolsek Metro Sepatan Polres Metro Tangerang (2001-2003)
- Kepala Subdit Dikyasa Ditlantas Polda Kalimantan Selatan ( … - 2015)
- Kapolres Subang (2015-2016)
- Pamen Div Propam Polri (2016 - …)
- Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri (…-2019)
- Kabid Propam Polda Banten (2019-2020)
- Kabid Propam Polda Kepri (2020-2021)
- Kaden A Ropaminal Divpropam Polri (2021-2022)
- Pamen Polri (2022 – menunggu sidang etik).
(Sumber: Youtube Polri TV)
Berita Terkait
-
Kombes Agus Nurpatria, Dijerat UU ITE dalam Kasus Ferdy Sambo, Terancam Banyak Pasal
-
Sidang Etik Kombes Agus Nurpatria, Pemeriksaan Saksi Tuntas, Siang Ini Pembacaan Tuntutan-Putusan, Pecat?
-
Ternyata Kombes Agus Nurpatria Bukan Lulus Akpol 1995, Melainkan Akpol 1997, Ini Buktinya
-
Sosok Kombes Agus Nurpatria, Putra Sunda, Anak Buah Ferdy Sambo yang Terancam Dipecat dalam Sidang Etik
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kata-kata Ajdin Hrustic Bawa Timnas Australia Cetak Sejarah Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
BBPJN: Pembangunan Jembatan Barombong Bisa Menggunakan Diskresi Menteri PU
-
Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok
-
Bekasi Belajar PLTSa ke China, Siapkan Bantargebang Ikon Pengolahan Sampah Modern
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Kapolres Gowa, Bone, Parepare Hingga Toraja Utara Kena Mutasi
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?