SUARA DENPASAR – Karier Kombes Agus Nurpatria di kepolisian hancur gara-gara ikut Ferdy Sambo. Mantan Kaden A Ropaminal Divisi Propam Polri dipecat dari kepolisian karena mengikuti perintah mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo dalam menghalangi penyidikan pembunuhan Brigadir Joshua. Padahal, dia dulu kawal Jokowi.
Karier Agus Nurpatria mestinya lumayan bagus. Lulus Akpol 1997, dia saat ini sudah meraih Kombes. Dengan usia masih 48 tahun, mengingat dia kelahiran 6 Agustus 1974, maka Agus masih punya waktu 10 tahun lagi berkarier di kepolisian.
Pangkat bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen) mestinya ada di tangan bila dia tak neko-neko alias terlibat dalam menghalangi penyidikan pembunuhan Brigadir Joshua yang didalangi Ferdy Sambo.
Namun, nasi sudah jadi bubur, dia divonis bersalah karena melakukan pelanggaran berat. Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Rabu (7/9/2022) memutuskan Agus Nurpatria melakukan pelanggaran sebagai perbuatan tercela.
Dia pun diputus dua sanksi, adiministrasi. Pertama, penempatan khusus (patsus) selama 28 hari, dari 9 Agustus sampai 6 September 2022.
“(Sanksi kedua) pemberhentian tidak dengan hormat dari anggota kepolisian,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.
Memang, Kombes Agus Nurpatria mengajukan banding. "Silakan banding. Banding diatur dalam Perpol 7/ 2022 merupakan hak yang bersangkutan," jelasnya.
Agus Nurpatria sudah memiliki karier panjang di kepolisian. Berikut karier yang pernah dia lalui:
1. Lulus Akpol 1997
Agus Nurpatria masuk kepolisian melalui jenjang elit. Yakni Akademi Kepolisian (Akpol) 1997. Bahkan, dia sempat menempuh SMA Taruna Nusantara dan lulus pada 1993. Sekadar diketahui, lulusan SMA Taruna Nusantara di Magelang banyak yang lulus Akpol dan Akmil.
Baca Juga: Sosok AKP Irfan Widyanto, Peraih Adhi Mekayasa 2010 yang Terancam Pecat
2. Dari Tengerang sampai Kalimantan Selatan
Karier kepolisiannya dimulai dari Polres Metro Tangerang pada 1998 sebagai Pamapta Polres Metro Tangerang. Kemudian berlanjut menjadi Kanit Jatanras Sat Reserse Polres Metro Tangerang (1999-2001), Kapolsek Metro Sepatan Polres Metro Tangerang (2002-2003).
Dia kemudian menjadi Kanit IV Sat Intelkam Polres Metro Tangerang pada 2003, hingga mendapat kesempatan menempuh pendidikan di PTIK sampai tahun 2005.
Agus Nurpatria melanjutkan karier kepolisian sebagai Kepala Subdit Dikyasa Ditlantas Polda Kalimantan Selatan. Di Kalsel dia sampai pada 2015.
3. Menjadi Pengawal Jokowi
Sepanjang kariernya, Agus Nurpatria pernah ikut menjadi pengawal capres Joko Widodo saat Pilpres 2014 lalu. Saat itu dia sebetulnya masih bertugas di Polda Kalsel. Namun, dia BKO (bawah kendali operasi) menjadi pengawal capres Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla.
Dia memposting sejumlah kegiatan mengawal Jokowi di Facebook-nya. Kini, foto-foto itu sudah dihapus. Entah siapa yang menghapus, padahal dia ditahan di patsus. SuaraDenpasar sempat menyimpan foto-foto dari Facebook-nya.
Salah satu foto adalah ketika dia mengawal Jokowi dalam Konser Salam Dua Jari yang digalang sejumlah seniman di Stadion Gelora Bung Karno, 5 Juli 2022. Empat hari sebelum pencoblosan yang jatuh pada 9 Juli 2014.
Tag
Berita Terkait
-
Tok! Kombes Agus Nurpatria Dipecat, Susul Ferdy Sambo karena Halangi Penyidikan Pembunuhan Brigadir Joshua
-
Ternyata Kombes Agus Nurpatria Bukan Lulus Akpol 1995, Melainkan Akpol 1997, Ini Buktinya
-
Sosok Kompol Chuck Putranto, Karier Mulai Menanjak dan Berujung Dipecat-Terancam Penjara
-
Sosok Kompol Baiquni Wibowo, Jadi Anak Buah sejak Ferdy Sambo Masih Kombes, Kini Dipecat
-
Sosok Hendra Kurniawan, Jenderal Geng Sambo yang Terancam Pidana karena Halangi Penyidikan
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026
-
Segelas Air dari Jantung Kekasihku
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Dituduh Operasi Wajah, Rossa Laporkan 78 Akun Medsos ke Bareskrim: Ada yang sampai Nangis Ketakutan
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026