/
Kamis, 08 September 2022 | 11:15 WIB
Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dikutip denpasar.suara.com dalam program "Siasat Kapolri di Pusaran Kasus Sambo" (Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Potongan demi potongan puzel pengungkapan kasus kematian Brigadir Joshua atau Brigadir J akhirnya diungkap Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo. Yang mengejutkan tentu adanya intimidasi atau menekan penyidik Mabes Polri yang menangani perkara tersebut.

Hal tersebut diungkap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Budiman Tanuredjo dalam program Satu Meja The Forum.

“Mereka (penyidik) sempat ketakutan karena ada bahasa-bahasa bahwa mereka semua akan berhadapan dengan yang bersangkutan (Sambo),” dikutip denpasar.suara.com dalam program "Siasat Kapolri di Pusaran Kasus Sambo", Rabu 7 September Pukul 20.30 WIB di Kompas TV, Instagam Kompas TV.

Ini juga yang menjadi kesulitan petugas dalam mengungkap tabir gelap kasus yang awalnya diskenariokan polisi tembak polisi.

Untuk itu orang nomer satu di korps baju coklat tersebut akhirnya mencopot Irjen Ferdy Sambo dari jabatannya sebagai Kadiv Propam Polri.

Akhirnya, langkah itu terbilang sukses dan kasus menjadi terang benderang. Tak hanya itu, suami dari Putri Candrawathi itu juga membohongi Kapolri terkait kasus yang membelitnya.

"Saya tanyakan kepada yang bersangkutan, kamu jujur kamu terlibat apa tidak. Dua kali saya bertanya," sebut dia.

Sebenarnya kuasa Sambo Empire-sebutan warganet atas mengguritanya power Irjen Sambo dikepolisian sudah diungkapkan kuasa hukum Brigadir Joshua yakni Kamaruddin Simanjutntak, Kuasa. 

“Saya kirim bukti aja mereka (perwira polisi) takut,” kata Kamaruddin Simanjuntak dalam kanal Youtube Refly Harun, Minggu 28 Agustus 2022.

Baca Juga: Sosok AKP Dyah Candrawati, Polwan Pertama yang Dihadapkan ke Sidang Etik Kasus Ferdy Sambo

Ketakutan menghadapi dan mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J bahkan diungkap Jenderal Bintang Tiga atau Brigadir jenderal Polisi (Brigjen).

“Abang tidak tahu aja, di dunia atas ini sekarang dipantau, abang aja yang gak takut. Jangan bang, jangan ke saya, abang mencelakakan saya,” demikian jawab sang Brigjen seperti dikutip Kamaruddin.

Jawaban Brigjen itu menyusul pertanyaan Kamaruddin soal kasus Brigadir Joshua. Jadi wajar juga apa yang dikatakan Kapolri bahwa penyidik yang umumnya berpangkat AKP atau Kompol takut akan kuasa Sambo Empire. ****

Load More