Suara Denpasar- Kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan oleh Irjen Ferdy Sambo menyita perhatian publik Tanah Air.
Polri secara institusi mendapatkan sorotan miring atas apa yang dilakukan oleh Ferdy Sambo bersama dengan para judan serta puluhan polisi lainnya yang melanggar etik dan obstruction of justice atau menghalang-halangi penyidikan.
Kini aksi seorang anggota polisi menyita perhatian warganet karena aksinya yang humanis dan dianggap memberikan warna tersendiri terhadap seorang anggota polisi lalu lintas.
Aksinya bahkan viral di sejumlah media sosial, bahkan ada satu akun instagram yang menampilkan aksi polisi ini sampai dilihat 2,8 juta kali hanya dalam waktu tiga hari saja.
Kali ini akun @folkslokal mengunggah video seorang polisi yang sedang joget di pinggi jalan raya sambil mengatur arus lalu lintas.
Dalam latar belakang audio video tersebut terdengar lagu dangdut, si polisi yang tidak disebut identitas dan lokasinya ini joget sambil mengatur arus lalu lintas.
"Mendengarkan musik dangdut bisa berguna sebagai media untuk memicu semangat kerja. Salah satunya yakni apa yang sedang dilakukan bapak Polisi berikut. Sehat-sehat selalu ya pak!," demikian unggahan akun @folkslokal, dikutip pada Sabtu (10/9/2022).
Ada ribuan komentar di akun ini, mayoritas memberikan pandangan positif atas apa yang dilakukan.
Banyak mereka yang menyebut-nyebut Ferdy Sambo di kolom-kolom komentar akun ini.
Baca Juga: Wow! Satu Sak Semen di Jayawijaya Tembus Harga Rp 650 Ribu
"Fix ini bukan anggota sambo," kata warganet @fauzanar****
"Polisi yang disegani masyarakat itu malah yang begini bukan yg malah sok galak, sehat selalu bapak," kata pemilik akun @frsiy****.
Komentar ini bahkan disukai sekitar 1.200 warganet lainnya.
Sementara itu belum diketahui kapan dan di mana video ini diambil, namun akun @folkslokal mencantumkan sumber akun twitter @resngawi.
@resngawi merupakan akun twitter bercentang biru milik Polres Ngawi.
Akun ini juga mengunggah aksi polisi tersebut saat mengatur arus lalu lintas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak