Suara.com - Perum Bulog turut mendukung Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah, DPR RI, BUMN, dan petani dalam mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi beserta anggota, Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, serta jajaran pemerintah daerah, dan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN).
Rangkaian kegiatan diawali dengan panen raya yang dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI menggunakan metode panen manual dan combine harvester sebagai simbol penerapan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Pada kesempatan tersebut, Perum Bulog turut menyerahkan bantuan berupa timbangan digital untuk serta paket sembako untuk GAPOKTAN, serta alat tulis bagi anak-anak di sekitar kawasan pertanian. Bantuan tersebut merupakan wujud komitmen Bulog dalam mendukung kesejahteraan petani dan masyarakat di sentra produksi pangan.
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memberikan kepastian harga gabah sekaligus berbagai dukungan kepada petani.
"Petani sangat bersyukur dengan penetapan harga gabah Rp6.500,- per kilogram. Ditambah berbagai bantuan yang diberikan, kebijakan ini memberikan manfaat nyata dan diharapkan dapat terus meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.
Selanjutnya Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa capaian sektor pangan nasional merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
"Stok beras Indonesia saat ini mencapai sekitar 5,4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama petani, penyuluh pertanian, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pupuk Indonesia, serta Tim Jemput Gabah Bulog. Dengan HPP gabah sebesar Rp6.500,- sesuai Instruksi Presiden, hingga semester I 2026 Bulog telah menyerap 3,2 juta ton dari target 4 juta ton. Kolaborasi ini menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan swasembada pangan Indonesia," ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Melalui kunjungan kerja ini, sinergi antara DPR RI, Pemerintah, BUMN, dan petani diharapkan semakin memperkuat ekosistem pertanian nasional, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan. ***
Baca Juga: Kabar Baik! DPR Janji Kawal Aspirasi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru
Berita Terkait
-
Kabar Baik! DPR Janji Kawal Aspirasi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru
-
Program MBG Tersendat, Massa Turun ke Jalan Bawa Sayuran
-
Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?
-
Bulog Tegaskan Kualitas Beras Tetap Terjaga hingga Penjuru Timur Indonesia
-
Bulog Perkuat Stok Beras Papua, Dirut: "Kami Targetkan Ketersediaan Beras Naik Tiga Kali Lipat"
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu
-
Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo