Suara Denpasar - Seorang pengusaha bernama Ferdi Yuliander Serah di Denpasar kena tipu. Dia pun melaporkan dua penipunya ke Polresta Denpasar. Kasusnya berawal dari dia membutuhkan pengacara untuk menuntaskan kasusnya dengan menyerahkan uang setengah miliar lebih. Tapi, uang sudah dikasih, kasus tak ditangani.
Kedua orang yang dilaporkan itu adalah calo berinisial ID (32) dan KS (31). Dia melaporkan dua orang ini ke Polresta Denpasar.
Menurut informasi, kedua terlapor menjanjikan akan mencarikan pengacara ternama untuk membantu kasus yang sedang dialami oleh Ferdi. Kedua terlapor menjanjikan, jika pengacara yang akan mereka sediakan bisa menyelesaikan sengketa tersebut dalam waktu enam bulan.
Namun, janji tinggal janji. usai menerima uang dalam jumlah banyak, keduanya tak memberi kejelasan. Kedua terlapor yang tinggal di Jalan Kunti, Seminyak, Kuta itu akhirnya dilaporkan ke Polresta Denpasar dengan nomor, LP/ B/ 972/ IX/ 2022/ SPK/ Satreskrim. Laporan dibuat pada Jumat (2/9/2022) lalu.
"Pelapor ini pengusaha dan jadi korban penipuan penggelepan. Dia lalu butuh pengacara. Dan bertemulah dengan dua terlapor yang mengaku akan menyediakan pengacara hebat," kata petugas yang minta namanya dirahasiakan, Minggu (11/9/2022).
Antara pelapor dan dua terlapor telah berjalan sejak bulan September 2021 lalu. Saat itu kedua terlapor berjanji akan membawakan pengacara hebat. Asalkan korban bisa menyediakan sejumlah uang.
Lalu korban mentransfer uang Rp669.600.000 untuk membayar pengacacara dan kepentingan lain. Korban yang percaya gitu saja akhirnya mentransfer uang tersebut. Namun usai uang ditransfer, kedua terlapor belum juga membawakan pengacara yang dijanjikan.
Terkait laporan itu, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya belum mengetahui terkait laporan itu.
"Saya cek dulu kalau sudah dilapor, pasti penyidik akan memprosesnya," tandasnya. (MNP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!