/
Sabtu, 17 September 2022 | 11:09 WIB
20 Tahun Tragedi Bom Bali, Jurnalis Senior Sigit Purwono Luncurkan Film Dokumenter (dok AJI Denpasar)

"Film dokumenter ini membuat saya bernostalgia ketika mengidentifikasi 203 jenazah. Tapi ada 3 jenazah yang tidak berhasil diidentifikasi. Saat itu kami tiga orang dokter forensik Sanglah dan ini kejadian pertama. Sehingga pengalaman baru dan mengidentifikasi ratusan jenazah itu, tapi berkat bantuan pemberitaan media sehingga data antemortem korban dari luar negeri itu membantu kami untuk identifikasi post mortem," tutur dr. Alit.

Salah satu jurnalis senior The Jakarta Post, Wayan Juniarta mengapresiasi karya dokumenter Sigit Purwono.

Menurutnya peristiwa ini menjadi pelajaran bagi jurnalis, baik sisi jurnalisme damai maupun mendokumentasikan kejadian ke dalam sebuah film.

"Setelah kejadian itu, kami wartawan saat itu berkumpul dan bersepakat untuk bersama membuat berita yang membuat adem suasana. Karena saat itu sudah ada isu agama, karena sedang berkembang isu teroris itu orang islam. Akhirnya kami sepakat wawancara Haji Bambang yang sudah fasi bahasa Bali dan sangat dekat dengan masyarakat Bali. Dan kami juga angkat sisi kemanusiaan rekan-rekan muslim yang tergabung Farddhukifayah, yang saat kejadian terlibat evakuasi korban dan pasok kain kafan untuk korban," kisahnya. ***

Load More