Suara Denpasar – Setelah 28 tahun berkarier, nasib mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo di Polri akan ditentukan Senin, 19 September 2022 lewat sidang banding komisi etik Polri. Sidang akan digelar di gendung TNCC Mabes Polri dengan dipimpin jenderal bintang tiga atau Komjen, dan empat jenderal bintang dua atau Irjen.
Ferdy Sambo mengajukan banding atas putusan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada 26 Agustus 2022 yang memutus sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau dipecat.
“Pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH," kata ketua Sidang KKEP, Komjen Ahmad Dofiri yang juga Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam), 16 Agustus 2022.
Ferdy Sambo disanksi pecat karena melakukan pelanggaran berat. Pelanggaran yang dilakukannya termasuk sebagai perbuatan tercela.
Diketahui, Ferdy Sambo menjadi otak pembunuhan berencana terhadap ajudannya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J atau Brigadir Joshua di rumah dinasnya, 8 Juli 2022.
Selain melakukan pembunuhan Brigadir Joshua, Ferdy juga melakukan serangkaian obstruction of justice atau menghalangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir Joshua. Dia mengarang cerita seolah-olah kematian Brigadir Joshua karena tembak-menembak, padahal penembakan satu arah dalam posisi korban tak berdaya.
Kemudian dia memerintahkan sejumlah anggota polisi lain untuk menghilangkan sejumlah barang bukti. Di antaranya adalah menghilangkan dan merusak CCTV di lokasi kejadian.
Ferdy Sambo lahir di Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, 9 Februari 1973. Dia lahir dari keluarga berdarah Toraja.
Baca Juga: Ini Hubungan Erat Tito Karnavian dan Ferdy Sambo yang Disenggol Hacker Bjorka
Dengan usia baru 49 tahun, kariernya di kepolisian masih lumayan panjang. Sekitar 9 tahun lagi, mengingat usia pensiun anggota Polri adalah 58 tahun.
Meski lahir di Kabupaten Barru, sekitar 100 kilometer di utara Makassar atau 2 jam perjalanan darat, Ferdy Sambo tidak besar di tanah kelahirannya. Ayahnya disebut seorang PNS di Kota Makassar. Sehingga Ferdy Sambo pun bersekolah di Makassar dari SD sampai SMA.
Ferdy Sambo mengawali sekolah umum d SD Khatolik Mamajang Makassar, kemudian melanjutkan ke SMPN 6 Makassar. Dia melanjutkan sekolah menengah di SMAN 1 Makassar atau Smansa Makassar dan tamat pada 1991.
Setamatnya dari SMA, ia mendaftar menjadi taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Ia lulus. Pria yang semasa SMA dipanggil Peppi, ini lulus Akpol 1994. Bukan menjadi lulusan terbaik Akpol pada waktu itu. Yang terbaik dan menyandang Adhi Makayasa adalah Brigjen Alber Sianipar, kini menjadi Kepala Biro Pengkajian dan Strategi Staf Operasi (Karojianstra Sops) Polri.
Setelah tamat dari Akpol pada akhir 1994, Ferdy Sambo pun resmi menyandang inspektur polisi dua (Ipda). Karier kepolisiannya dimulai pada 1995 sebagai Pamapta Polres Metro Jakarta Timur.
Beberapa jabatan pernah dia sandang. Di antaranya sebagai Kanit Buser Polres Metro Jakarta Timur (1996), Kanit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo (1997), Kanit Resintel Polsek Metro Cakung (1997), Wakapolsek Metro Matraman (1999), dan Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur pada 1999-2001.
Selain pendidikan umum dari SD-SMA dan pendidikan di Akpol, dia menjalani pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) mulai 2002. Ia lulus pada 2003 dan menyandang Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K). Juga pernah menimba ilmu di Universitas Borobudur, Jakarta ada 1996 sampai 2000.
Dalam pendidikan kepolisian, dia juga banyak ikut pendidikan kejuruan dalam bidang resrse, reserse narkoba, hingga kursus bahasa Inggris.
Setelah lulus dari PTIK, dia mendapat tugas sebagai Kasat Reskrim Polres Bogor Polda Jabar (2003), kemudian menjadi Kanit IV Satops I Dit Reskrim Polda Jabar (2004), Kasubbag Reskrim Polwil Bogor (2005), hingga menjadi Wakapolres Sumedang Polda Jabar (2007).
Dia kembali ke wilayah hukum Polda Metro Jaya pada 2008 sebagai Kasiaga Ops BiroOps Polda Metro Jaya, kemudian menjadi Kasat V Ranmor Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (2009), berlanjut menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (2010).
Kariernya meroket ketika dia mendapat tongkat komando sebagai pimpinan kepolisian wilayah, yakni sebagai Kapolres Purbalingga dari 2012 sampai 2013, kemudian menjadi Kapolres Brebes (2013–2015).
Di Brebes ini, Ferdy Sambo bertemu dengan Kuat Ma’ruf yang menjadi sopir untuk istri atau keluarganya, dan Bripka Ricky Rizal (RR). Pindah dari Polres Brebes, dia mendapat jabatan tak kalah empuk sebagai Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2015–2016). Saat itu, Kapolda Metro Jaya dimpimpin Tito Karnavian.
Pada 2016, karier Ferdy Sambo terus melesat sebagai Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2016), lanjut sebagai Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri (2016–2018). Saat itu, Tito Karnavian sudah menjadi Kapolri sejak 2016.
Bahkan, Ferdy Sambo mendapat jabatan mentereng sebagai Koorspripim Polri (2018–2019). Saat itu Tito sebagai Kapolri.
Ketika jabatan Kapolri berpindah ke Jenderal Idham Aziz, Ferdy Sambo mendapat hadiah sebagai Direktur Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri dari 2019 sampai 2020.
Puncaknya adalah ketika tahun 16 November 2020, dalam usia 47 tahun dia diangkat sebagai Kadiv Propam Polri. Seketika itu juga pangkatnya langsung naik sebagai jenderal bintang dua atau Irjen. Dia menjadi jenderal bintang dua termuda.
Kariernya hancur setelah 8 Juli 2022, adanya kematian ajudannya, Brigadir Joshua di rumah dinasnya, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Meski sudah mencoba menutupi ‘bangkai’, akhirnya tercium juga. Akhrnya tersingkap bahwa kematian Brigadir Joshua karena ditembak, bukan tembak-menembak sebagaimana skenario awal Ferdy Sambo.
Pada 9 Agustus 2022 Ferdy Sambo diumumkan sebagai tersangka otak pembunuhan berencana terhadap Brigadir Joshua.
“Timsus (tim khusus) telah memutuskan, menetapkan saudara FS (Ferdy Sambo) sebagai tersangka,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers Selasa, 9 Agustus 2022 sore.
Istrinya, Putri Candrawathi, juga dijadikan tersangka. Total sudah ada lima tersangka dalam pembunuhan Brigadir Joshua. Belum termasuk tersangka pidana dalam menghalangi penyidikan dengan jumlah 7 tersangka, yakni Ferdy Sambo dan 6 anak buahnya di Divisi Propam Polri dan Dittipidum Bareskrim Polri. Ada puluhan lagi anggota Polri yang disidang etik karena ulah Ferdy Sambo.
Pada 26 Agustus 2022, setelah menjalani sidang KKEP sejak 25 Agustus 2022, Ferdy Sambo dijatuhi sanksi pecat. Dia mengajukan banding. Pada Senin, 19 September 2022, ini digelar sidang banding dengan terduga pelanggar Ferdy Sambo.
Selama menjadi polisi, Ferdy Sambo pernah menangani kasus yang menonjol. Di antaranya:
- Kasus bom bunuh diri di Sharinah Thamrin, Jakarta Selatan pada 2016.
- Kasus kopi racun sianida yang membunuh Wayan Mirna Salihin dengan pelaku Jessica Wongso pada 2016.
- Penyelidikan kebakaran di Kejaksaan Agung
- Kasus penerbitan surat jalan palsu Djoko Tjandra hingga menjebloskan Irjen Napoleon Bonaparte.
Profil Irjen Pol Ferdy Sambo:
Nama: Ferdy Sambo
Tempat Tanggal Lahir, Kabupaten Barru, 9 Februari 1973.
Istri: drg. Putri Candrawathi
Anak: 4
Pendidikan Umum:
- SD Khatolik Mamajang, Makassar (1979-1985)
- SMPN 6 Makassar (1985-1988)
- SMAN 1 Makassar (1988-1991)
- Universitas Borobudur, Jakarta (1996-2000)
Pendidikan Kepolisian:
- Akpol (1991-1994)
- Dikjur PA Dasar Reserse (1995)
- Dikjur PA Lan Reserse Narkoba (1999)
- Kursus Intensif Bahasa Inggrs (KIBI) PTIK (2001)
- PTIK (2001-2003).
Riwayat Jabatan:
- Pamapta Polres Metro Jakarta Timur (1995-1996)
- Kanit Buser/ Katim Tekab Polres Metro Jakarta Timur (1996–1997)
- Kanit Resintel Polsek Metro Pasar Rebo Polres Jaktim (1997-1997)
- Kanit Resintel Polsek Metro Cakung Polres Jaktim (1997–1999)
- Wakapolsek Metro Matraman Polres Metro Jakarta Timur (1999–1999)
- Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur (1999–2001)
- Kasat Reskrim Polres Bogor Polda Jabar (2003–2004)
- Kanit IV Satops I Dit Reskrim Polda Jabar (2004–2005)
- Kasubbag Reskrim Polwil Bogor (2005–2007)
- Wakapolres Sumedang Polda Jabar (2007–2008)
- Kasiaga Ops BiroOps Polda Metro Jaya (2008–2009)
- Kasat V Ranmor Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (2009–2010)
- Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (2010–2012)
- Kapolres Purbalingga (2012–2013)
- Kapolres Brebes (2013–2015)
- Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2015–2016)
- Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2016)
- Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri (2016–2018)
- Koorspripim Polri (2018–2019)
- Dirtipidum Bareskrim Polri (2019–2020)
- Kadiv Propam Polri (2020–2022)
- Pati Yanma Polri (2022 - menunggu sidang banding kode etik Polri 19 September 2022). (*)
Berita Terkait
-
Brigjen Andi Rian Djajadi Vs Irjen Ferdy Sambo: Alumni SMAN 1 Makassar, Senior-Junior, Bawahan-Atasan
-
Pensiunan Polri Kumpulkan 3 Kapolda? Ini 2 Jenderal Polri yang Sangat Dekat Ferdy Sambo
-
6 Jenderal Top di Balik Meroketnya Karier Ferdy Sambo, Ternyata
-
Beda Nasib Brigjen Alberd Sianipar Vs Irjen Ferdy Sambo, Lulusan Terbaik Akpol 1994 dan Teman Seangkatan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Meningkat, Kaltim Sukses Produksi 270 Ribu Ton Padi pada 2025
-
Kejagung Bakal Pelajari Laporan Terkait Genosida Israel Terhadap Warga Palestina
-
Tidak Terdata, Tidak Terlindungi: Mengapa Disabilitas Kerap Tertinggal dalam Penanganan Bencana?
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Eyang Meri Titipkan Pesan Terakhir pada Kapolri, Tekankan Peran Polisi sebagai Pelindung Warga
-
Liburan Asyik Dekat Jakarta! 4 Rekomendasi Wisata di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
-
Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Rupiah Malah Amblas ke Level Rp16.842!
-
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
-
COIN Optimistis Pemangkasan Biaya Transaksi CFX Akan Picu Efek Berganda
-
Buat Cowok! 5 Rekomendasi Sampo Alcohol-Free Terbaik untuk Rambut Sehat, Tebal, dan Bebas Iritasi