Suara Denpasar - Induk Organisasi Bola Basket di Indonesia adalah Perbasi, catat bagaimana sejarah terbentuknya, fungsi, hingga perannya.
Perbasi merupakan kepanjangan dari persatuan bola basket seluruh Indonesia. Sementara FIBA atau International Basketball Federation merupakan induk bola basket internasional yang kepanjangannya dari.
Di Indonesia, Persbasi merupakan satu-satunya badan/wadah kegiatan olahraga bola basket nasional. Adapun wewenangnya yaitu mengkoordinasikan dan membina segala kegiatan olahraga bola basket di seluruh wilayah hukum Republik Indonesia.
Dikutip dari laman resmi Perbasi, organiasi ini merupakan mitra pemerintah dalam pembinaan dan pengembangan kegiatan olahraga bola basket di tanah air.
Sejarah Perbasi dan Bola Basket di Indonesia
Bola basket merupakan olahraga yang lahir di Amerika Serikat dan sekarang sangat popluer di dunia, termasuk di Indonesia. Berasal dari Amerika Serikat, bola basket kemudian menyebar ke negara-negara Asia Timur sesuai dengan kondisi geopolitik saat itu.
Salah satu negara di Asia awal yang memainkan olahraga ini adalah Tiongkok. Sekitar tahun 1894, Bob Baily ke Tientsien untuk memperkenalkan olahraga baru ini.
Sejak itu, Tiongkok mulai memainkan olahraga ini. Kemudian negara di Asia lainnya yang mulai mengenal bola basket adalah Jepang (1900) dan Filipina (1900).
Sementara itu, olahraga ini masuk ke Indonesia sekitar tahun 1920-an. Saat itu, banyak perantau-perantau dari Tiongkok masuk ke Indonesia.
Baca Juga: Mengapa BSU Tahap 1 Belum Cair, BSU Tahap 2 Cair Kapan? Cek Namamu di Sini
Selain kebubayaan, rupanya mereka juga turut memperkenalkan bola basker ke Indonesia. Mereka membentuk komunitas sendiri termasuk mendirikan sekolah Tionghoa dan bola basket ikut berkembang.
Sebab saat itu bola basket menjadi salah satu olahraga wajib yang harus dimainkan oleh setiap siswa. Maka pada saat itu setiap sekolah selalu ada lapangan basket. Terbukti di Indonesia saat ini banyak pebasket yang berbakat berasal dari etnis Tionghoa.
Singkat cerita, perkumpulan-perkumpulan basket mulai terbentuk dan banyak kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Medan; menjadi sentral berdirinya perkumpulan basket ini.
Hingga akhirnya pada 1948, bola basker mulai dipertandingkan pada PON (Pekan Olahraga Nasional) I (1948) di Solo. Sejak saat itu, olahraga ini terus berkembang di Indonesia.
Kemudian pada tahun 1951, Maladi -salah satu tokoh olahraga nasional- meminta Tony Wen dan Wim Latumeten untuk membentuk organisasi basket di Indonesia. Kemudian tepat pada 23 Oktober 1951 dibentuklah organisasi dengan nama “Persatuan Basketball Seluruh Indonesia”.
Lalu pada tahun 1955, diadakan penyempurnaan nama sesuai kaidah Bahasa Indonesia dan berubah menjadi “Persatuan Bola Basket seluruh Indonesia” disingkat dengan Perbasi. Pengurus Perbasi yang pertama adalah Tony Wen sebagai ketua dan Wim Latumeten sebagai sekretaris.
Sementara itu, Perbasi resmi bergabung dengan FIBA di tahun 1953. Setahun kemudian, Perbasi mengirimkan timnas pertamanya di Asian Games II di Manila, Filipina, pada tahun 1954.
Berikut adalah susunan pengurus Perbasi saat ini
Ketua Umum
Kho Poo Thai (Danny Kosasih)
Wakil Ketua Umum
1. George Fernando Dendeng, SH.
2. Wawan Mulyana, S.Si, MM.
3. Dwi Arya Nugraha Oktavianto, ST.
Sekretaris Jenderal
Nirmala Dewi, SH.
Wakil Sekretaris Jenderal
1. Rezki Wirmandi, SH.
2. Rufiana
3. Achmad Ferdy Zain
Bendahara Umum
Cyrus Harsaningtyas
Status Perbasi
Sesuai Pasal 4 AD-ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) Perbasi, berikut adalah apa itu Perbasi.
1. Perbasi adalah satu-satunya badan/wadah kegiatan bola basket nasional yang memiliki wewenang dalam mengkoordinasikan dan membina segala kegiatan bola basket di seluruh wilayah hukum Republik Indonesia.
2. Perbasi merupakan mitra pemerintah dalam pembinaan dan pengembangan kegiatan bola basket.
3. Perbasi adalah organisasi non-pemerintah dan merupakan sebuah induk organisasi yang beranggotakan perkumpulan-perkumpulan bola basket sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Anggaran Dasar ini.
Fungsi dan tujuan
Sementara pada Pasal 5 AD/1RT dicantumkan tujuan induk organiasi ini sebagai berikut:
1. Mengkoordinasikan, membina setiap bentuk kegiatan bola basket di seluruh wilayah hukum Republik Indonesia dalam rangka membangkitkan dan mengembangkan rasa cinta pada tanah air (nasionalisme).
2. Melalui kegiatan bola basket secara tidak langsung membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang sehat-kuat jasmani maupun rohani, ulet, tangkas, dan cerdas agar mampu berpartisipasi serta berkarya di dalam pembangunan nasional. Baca juga: Peran PSSI sebagai Induk Organisasi Sepak Bola
3. Membina dan mengusahakan agar atlit dan pelaku olahraga bola basket mampu berprestasi secara berjenjang di tingkat daerah/wilayah/nasional/internasional.
4. Memupuk serta membina persahabatan dan persaudaraan antar bangsa melalui kegiatan bola basket yang diwujudkan dengan mengadakan hubungan dan menjadi anggota dari organisasi bola basket internasional antara lain melalui partisipasi dalam pertandingan/kompetisi bola basket antar negara.
5. Memupuk keahlian maupun keterampilan untuk membuat alat-alat perlengkapan olahraga bola basket.
Demikian adalah Induk Organisasi Bola Basket di Indonesia adalah Perbasi, bagaimana sejarah Terbentuknya, Fungsi, hingga Perannya.(Perbasi.or.id)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
Terkini
-
Seni Teater Indonesian Culture Night, dari Anak Bangsa di NTU untuk Singapura
-
Review Film Even if This Love Disappears Tonight: Ide Cerita Unik Dikemas dengan Pedih
-
Terbongkar! Kemenkes Tegas soal Pasien BPJS PBI Dinonaktifkan: Rumah Sakit Wajib Tetap Tangani
-
Prabowo dan PM Australia Teken Traktat Keamanan Bersama
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Lontar dan Filosofi Kecukupan, Memahami Orang Sabu Lewat Sebatang Pohon
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
41 Kode Redeem FF 6 Februari 2026: Klaim Skin Sukuna, Gloo Wall Cosmic dan Parasut Jujutsu Kaisen