Suara Denpasar - Polisi menembak kedua kaki Kairul Fajri, pencuri router WiFi di ratusan banjar di Bali ditembak kedua kakinya. Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Made Hendra Agustina menjelaskan, pelaku sudah beraksi sejak sebulan terakhir di wilayah Denpasar dan Badung.
"Pelaku melakukan aksinya sendirian," kata Hendra Agustina di Polsek Denpasar Barat, Jumat (30/9/2022).
Penangkapan Kairul Fajri berawal dari adanya laproan kehilangan dari korban Azan Nuhazan. Korban kehilangan satu unit HP di Jalan Gunung Karang Gang Kubu Padi, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.
Dari sana polisi melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi di TKP, polisi akhirnya mengidentifikasi pelakunya.
Kemudian pada Selasa (27/9/2022). Kairul Fajri yang asal Sumenep itu pun ditangkap di kosnya di Jalan Taman Pancing, Gang Lembu Sora II, Pemogan, Denpasar Selatan.
"Di kosannya ditemukan 65 router internet berbagai merek," jelasnya.
Saat diinterogasi pelaku mengaku bahwa puluhan router itu juga hasil curian. Bahkan dia telah menjual lebih dari 35 unit hasil curiannya melalui media sosial.
"Dijual dengan harga Rp150 ribu per unitnya," kata Hendra Agustina.
Saat dilakukan pengembangan, pelaku malah mencoba kabur dan melawan. Akhirnya pria berusia 26 tahun itu pun ditembak kedua kakinya.
"Dia malah melawan dan mencoba kabur. Sehingga diberikan tindakan tegas terukur," tandas dia.
Pelaku mengakui perbuatannya. Dia nekat mencuri karena terdesak kebutuhan hidup setelah dipecat dari pekerjaannya sebagai teknisi provider.
"Saya sekarang kerja freelance. Saya menyesal melakukan ini," pungkas dia. (MNP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat
-
Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
5 Rekomendasi Bedak Waterproof dan Sweatproof untuk Olahraga dan Gym
-
Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala
-
Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
-
3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta