Suara Denpasar - Seorang pengacara memberikan kesaksian jika ada publik figur di Indonesia yang memintanya melaporkan Baim Wong ke polisi.
Prank Baim Wong dan istrinya ke polisi soal konten Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kini berbuntut panjang.
Kasus prank ini sudah dilaporkan oleh sebuah organsasi yang bernama Sahabat Polisi Indonesia (SPI) ke Polres Metro Jakarta Selatan dengan nomor laporan polisi: LP/B/2386/X/2022/SPKT/POLRES METRO JAKSEL.
Seorang pengacara bernama Prabowo Febriyanto bersama perwakilan dari Sahabat Polisi Zanzabella yang diundang ke Podcast Deddy Corbuzer memberikan keterangan soal laporan kasus prank Baim Wong dan istrinya Paula.
Prabowo Febriyanto menyebut selain dirinya ada sejumlah klien yang memintanya melaporkan Baim Wong ke polisi.
Klien ini kata dia bahkan bukan orang sembarangan, dia menyebut jika klien ini adalah sosok publik figur.
Tidak main-main si klien ini bahkan memberikan banyak data terkait dengan perkara prank yang dilakukan kepada polisi tersebut.
Lalu siapa publik fugur ini?
"Jadi ada klien yang meminta, klien ini publik figur juga. Tetapi memang di sini dia tidak mau terekspos, dia hanya memberikan data-data, bahkan hampir seperempat data itu dari orang tersebut," jelas Prabowo Febriyanto, Kamis (6/10).
Baca Juga: Rizky Billar Bisa Ditahan Kasus KDRT? Nasibnya Ditentukan Hari Ini
Secara pribadi dirinya juga merasa tertipu dengan adanya konten tersebut, terlebih yang dijadikan bahan prank Baim Wong adalah polisi yang merupakan aparat penegak hukum di Indonesia.
"Tuntutan kita di sini adalah dia harus mempertanggungjawabkan secara hukum dan dia harus minta maaf kepada masyarakat umum," jelasnya.
Permintaan maaf yang dilakukan Baim Wong selama ini hanya bersifat pribadi kepada petugas tersebut bukan kepada secara kelembagaan.
Zanzabella yang mewakili Sahabat Polri mengatakan laporan tersebut dilakukan untuk menjaga marwah polisi Indonesia.
"Jadi kita gak setuju banget, prank itu kan lelucon, polisi dibercandain itu, polisi dibuat mainan," jelasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Jateng Mulai Panen Raya Padi, Diperkirakan Bisa Panen 3,35 Juta Ton Selama 3 Bulan
-
Gubernur Khofifah Resmikan Jembatan Bubak Mojokerto, Tumbuhkan Akses Ekonomi Warga
-
Tekstil RI Bebas Tarif ke AS, 4 Juta Pekerja Bisa Bernapas Lega
-
Rekam Jejak Mayjen Jasper Jeffers yang Ditunjuk jadi Komandan ISF di Gaza
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta 20 Februari 2026 Lengkap Waktu Magrib dan Doa Berbuka Hari Ini
-
Alasan Souza Pilih Dony Tri Pamungkas Ketimbang Shayne Pattynama di Skuad Utama Persija Jakarta
-
Sektor Eksternal RI Tangguh! Defisit Transaksi Berjalan 2025 Cuma 0,1 Persen PDB
-
Kerry Riza: Tuntutan Jaksa Ancam Kepastian Hukum Bagi Dunia Usaha
-
4 Rekomendasi HP OPPO dengan Layar Besar, Nyaman untuk Orang Tua
-
Terkait TPPU Rp25,8 Triliun, Bareskrim Geledah Toko Emas di Surabaya dan Nganjuk