Suara Denpasar - Dedi Mulyani di temani Isoh dan anaknya Ramdani yang masih berusia 10 tahun berkeliling Garut untuk mencari keberadaan Budi Ahmad Zakaria.
Pria tersebut adalah suami Isoh yang saat Ramdani berusia dua tahun meninggalkan mereka tanpa pesan.
Rombongan tersebut dalam video pencarian ayah Ramdani di kanal YouTube Dedi Mulyadi akhirnya ditemukan di Desa Dunguswiru, Kecamatan Balubur Limbangan, Kabupaten Garut.
Mantan bupati purwakarta tersebut turun dari mobil dan menelusuri desa dengan berjalan kaki. Setelah tanya sana sini kepada warga sekitar akhirnya rumah Zakaria berhasil ditemukan.
Sayangnya saat tiba di rumah tersebut diketahui Zakaria bekerja di perkebunan sawit dan tukang bangunan di Kalimantan.
Di sana hanya ditemukan Elis, dia adalah ibu dari Zakaria. Atau nenek dari Ramdani, bocah yang sejak usia dua tahun tidak mengenal sang ayah.
Singkat kata, Elis pun diajak Kang Dedi menuju mobil. Nenek satu ini tidak menyangka bahwa di dalam mobil ada Cicu yang tidak pernah dia lihat.
Begitu juga dengan menantunya yang asal Purwakarta. Saat pintu dibuka, tangis Ramdani, Isoh, dan Elis pecah. Maklum sudah berahun-tahun mereka tidak bertemu.
Yang membuat Ramdani makin sedih, ternyata sang ayah tidak ada. Dia pun menginap di rumah neneknya selama dua hari.
Terkait persoalan ini, tugas Kang Dedi sebagai detektif menemukan rumah ayah Ramdani sudah berakhir.
Dia juga mengingatkan Elis untuk menerima dan merawat cucunya. Jangan di lihat kesalahan kedua orang tuanya. "alau cucu mah tetap cucu.
Tugas saya sudah selesai, sekarang sekeluarga sudah bertemu,” demikian kata Kang Dedi. Dalam video kali ini juga terungkap bahwa Zakaria juga pernah dengan tiga perempuan lain dan juga memiliki anak. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami