/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 10:45 WIB
Ternyata, Penyanyi Rossa Pernah Lakukan Botok, Dampaknya Bikin Kapok (Instagram @itsrossa910)

Suara Denpasar – Penyanyi Rossa ternyata pernah lakukan botok di wajahnya. Akan tetapi, dampaknya bikin pelantun lagu Pudar ini kapok.

Pengakuannya disampaikan saat datang di podcast Close The Door yang tayang di Youtube Deddy Corbuzier beberapa hari lalu. Video podcast ini sebetulnya sudah lama dibuat, namun Deddy Corbuzier dalam kolom komentarnya mengaku sengaja tidak mengupload.

Diperkirakan podcast ini dibuat akhir 2020 atau awal 2021, sebab Deddy sempat menayangkan berita vaksin baru datang. Sebagaaimana diketahui, vaksin baru datang di Indonesia akhir 2020.

“Jadi ini video sempat hilang filenya dan tak jadi tayang demi keselamatan bersama ahahahahaa... Enjoy it...” kata Deddy Corbuzier dalam kolom komentar.

Jika dilihat, tayangan itu memang banyak mengulas cerita mereka pernah jalan bersama. Tidak pacaran, tapi mereka pernah cukup dekat. Isinya pun banyak saling meledek dan saling tertawa.

Di tengah podcast itu, muncul pertanyaan Deddy Corbuzier ke Rossa mengapa wajahnya tak berubah seperti dulu.

“Berarti lu masih inget gue,” tanya Rossa balik.

“Kita memang gak pernah berubah. Lu awet muda,” kata Deddy.

Rossa pun menjawab, “Lu juga seperti ini, sumprit (sumpah),” terangnya.

Baca Juga: Bantah Terjadi KDRT, Pihak Rizky Billar Bikin Alibi? Minta Damai dengan Lesti Kejora!

Lantas, Deddy Corbuzier pun bertanya apakah Rossa perawatan wajah. Misalnya botok wajah. Ditanya demikian, Rossa mengaku pernah botok wajahnya.

“Gue pernah botok. Tahun 2010. Tapi gue gak bisa ketawa 6 bulan,” kata Rossa.

“G*bl*k,” kata Deddy sambil tertawa, disambut tawa Rossa.

Rossa mengaku saat itu dia melakukan botok wajah karena ingin mukanya tirus. Akan tetapi, efeknya malah dia sampai enam bulan gak bisa tertawa.

“Gue pengin muka gue tirus. Tapi efeknya,” kata dia.

Bahkan, saat jadi juri acara Indonesian Idol yang tayang di salah satu televisi, dia terkesan seperti berperan sebagai sosok antagonis. Karena setiap mengomentari peserta, dia tidak bisa tertawa, dan seperti pasang wajah tegang.

Load More