/
Senin, 24 Oktober 2022 | 18:15 WIB
Dandim Badung Kolonel Inf Dody Triyo Hadi saat memberikan penghargaaan kepada Peltu Dewa Agung Putra Ardiyasa karena menyelamatkan ibu yang mau bunuh diri. (Suara.com)

Suara Denpasar - Gara-gara sang suami masih berhubungan dengan mantan pacar, seorang istri nekat mencoba terjun ke jurang di Badung, Bali. Beruntung, seorang tentara berhasil membujuk sehingga perempuan berinisial NKMS (22) itu batal melakukan bunuh diri.

Pasangan suami istri yang sudah menikah sejak tahun 2019 itu sebetulnya sudah dikaruniai anak laki-laki berusia 2 tahun. Namun, sang suami masih berhubungan dengan mantan pacarnya pada tahun 2017-2018.

Hubungan sang suami dengan mantan pacarnya itu diketahui setelah sang istri membawa chat WhatsApp antara suami dengan mantan pacarnya. Setelah itu sang istri pun gelap mata ingin mengakhiri hidupnya sendiri dengan mencoba terjun dari jembatan di Desa Ayunan, Abiansemal, Badung, Bali, pada Jumat (21/10/2022) sore.

Saat NKMS akan terjun ke jurang Babinsa Desa Ayunan, Peltu Dewa Agung Putra Ardiyasa yang sedang membantu proyek Pompa Hydram melintas di jembatan tersebut. Kemudian dia melihat sang ibu yang membawa sepeda motor menangis, lalu menitipkan anaknya kepada warga,

"Saya curiga gelagat seperti mau bunuh diri, dia sudah manjat tembok jembatan langsung saya ambil tangannya, lalu dia terduduk dan pingsan," kata Peltu Dewa Agung saat menerima penghargaan dari Dandim  1611/Badung Kolonel Inf Dody Triyo Hadi atas upaya penyelamatan terhadap warga yang coba bunuh diri itu.

Peltu Dewa Agung mengatakan, kondisi NKMS tampak gelisah. Dia pun mengantarkan ibu muda itu ke rumahnya sekitar 1 km dari lokasi kejadian menggunakan mobil. 

Sampai di rumah, ada suaminya. Dia juga memanggil bidan, kelian dinas dan pihak keluarga. "Kami juga memanggil suami untuk memberikan nasihat," katanya. 

Kolonel Dody Triyo mengatakan, tindakan Peltu Dewa Agung bukan hanya menyelamatkan nyawa sang ibu itu, tapi juga rumah tangga dan anak.

"Ini wujud dari prajurit kita betul-betul dalam bekerja mengabdi kepada negara tulus berbuat terbaik ikhlas tidak memandang apapun," jelas dia seraya mengatakan penghargaan ini sebagai bentuk motivasi kepada prajurit lainnya untuk bermanfaat bagi masyarakat dan negara. (Suara.com)

Baca Juga: Komnas HAM Skak Polri, Hasil Lab Tegaskan Gas Air Mata Biang Kerok Tragedi Kanjuruhan

Load More