Suara Denpasar- Tim gabungan dari Polda Bali dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali mengangkut berkas-berkas yang terkait pengelolaan dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) di Universitas Udayana (Unud).
Dalam penggeledahan Senin (24/10/2022) ini ada banyak berkas yang diamankan dari sejumlah ruangan, seperti dari ruangan bagian keuangan, ruangan bagian kemahasiswaan serta ruangan perencanaan.
Total petugas mengangkut berkas ini sampai dengan menggunakan tiga mobil karena cukup banyak dokumen yang dibawa.
Kasi Penkum Kejati Bali Luga Herlinto menyebutkan perkara ini dilakukannya penggeledahan, penanganan perkara ini sudah naik ke tahap penyidikan.
"Kalau penggeledahan dilakukan, secara tidak langsung itu sudah masuk tahap penyidikan. Kemarin kan baru penyelidikan," kata Luga Herlinto.
Juru bicara Universitas Udayana Putu Ayu Asty Senja Pratiwi mengatakan pihaknya akan sangat kooperatif terkait dengan penggeldahan termasuk penyidikan dari Kejati Bali.
“Kami sudah terbuka koperatif dan melayani sebaik-baiknya agar semua pihak semua menjadi terang," jelasnya.
Saat penggeledahan kemarin hadir juga sejumlah pejabat terkait di Unud, seperti Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan serta Koordinator Akademik dan Statistik Universtas Udayana.
Sebelumnya ada belasan petugas gabungan dari Polda Bali dan Kejati Bali yang melakukan penggeledahan terkait dengan penerimaan mahasiswa jalur mandiri.
Baca Juga: Dituding Melempem, Kejati Geledah Rektorat Unud Jimbaran
Penyidik Kejati kini masih melakukan pendalaman terkait dengan pengelolaan dana mahasiswa dari jalur mandiri tersebut.
Dari perkara ini sudah ada lima orang pejabat teras di Unud yang dipanggil Kejati untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi.
Saat ini penyidik Kejati Bali tengah menunggu penetapan sebagai tersangka terkait perkara tersebut. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI